SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puslabfor Bareskrim Polri mengambil sejumlah sampel di lokasi ledakan PT Merak Chemical Indonesia (MCCI). Pengambilan sampel tersebut untuk menyelidiki penyebab ledakan pabrik kimia di Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon tersebut.
“Ada beberapa sampel yang diambil di lokasi ledakan, sampel yang diambil ini berupa pipa. Ada beberapa pipa diantaranya pipa utama,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Selasa (2/6/2026).
Maruli menjelaskan, kendati belum mengetahui penyebab pasti ledakan namun proses penyelidikan tetap berjalan. Selasa (2/6/2026) lebih dari enam pekerja PT MCCI diperiksa penyelidik. “Hari ini ada tujuh orang yang diperiksa,” jelasnya.
Selain pekerja PT MCCI , penyelidik sebelumnya telah memeriksa korban dan masyarakat sekitar pabrik. “Sebelumnya sudah beberapa orang yang dimintai keterangan,” ujar Maruli didampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Dhoni Erwanto.
Maruli mengatakan, penyelidik bersama Puslabfor Mabes Polri telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan. Sebelumnya, olah TKP sempat dilakukan tak lama usai ledakan. “Polda Banten bersama Puslabfor Bareskrim Polri telah melakukan olah TKP serta pengambilan alat bukti untuk dilakukan uji laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut,” kata alumnus Akpol 2002 ini.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ledakan itu terjadi pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di area PTA-1 PT MCCI. Menurut keterangan pihak perusahaan yang disampaikan Arif Budiawan, saat aktivitas produksi berjalan normal tiba-tiba terdengar suara keras dari area produksi. Tak lama kemudian, sistem Early Warning System perusahaan menyala secara otomatis.
“Perusahaan segera memerintahkan seluruh karyawan untuk melakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi keselamatan kerja,” ujarnya.
Dari hasil dugaan sementara, insiden tersebut dipicu kebocoran pipa yang terjadi akibat tekanan suhu yang sangat tinggi. “Kebocoran diduga menyebabkan peningkatan tekanan sehingga menimbulkan suara ledakan yang cukup besar dan memicu aktifnya sistem peringatan dini perusahaan,” jelasnya.
PT MCCI Hentikan Aktivitas Sementara di Lokasi Kejadian
Pasca kejadian, pihak perusahaan langsung melakukan langkah penanganan awal dengan menghentikan sementara aktivitas di area terkait, serta melakukan pengecekan teknis terhadap instalasi pipa dan reaktor. Akibat peristiwa tersebut, dua orang karyawan menjadi korban.
“Sekitar pukul 18.00 WIB, asap sudah tidak terlihat lagi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap waspada,” tutur Maruli.
Editor : Rostinah










