LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam hal inovasi dan peningkatan pajak, Kamis 20 Juni 2024.
Kepala Bapenda Lebak Dodi Irawan mengatakan, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah di teken sebelumnya dengan Pemkab Lebak.
“Kalo di Bapenda hari ini lebih fokus ke pemutakhiran data-data perpajakan. Sementara di Diskominfo lebih fokus ke data secara umum,” kata Dodi saat berada di Pendopo Bupati Lebak, Kamis 20 Juni 2024.
Ia menjelaskan, mekanisme kerja sama Bapenda Lebak dengan ITB pada dasarnya untuk memaksimalkan pengelolaan data pajak yang baik. Selain itu, kerjasama dapat memaksimalkan pendatapatan daerah melalui pajak.
“Hari ini semua pembiayaan mutlak dipenuhi oleh temen-temen ITB. Kita hari ini hanya mencoba memfasilitasi dan memberikan data-data yang dimiliki oleh kita,” ujarnya.
“Sehingga harapanya ke depan rasio kemandirian Kabupaten Lebak bisa cepat tumbuh, dan bisa memenuhi target rasio nasional,” sambungnya.
Ia menambahkan, kegiatan akan berlangsung selama tiga hari di Kabupaten Lebak. Pada kegiatan tersebut, pihak ITB akan mengunjung beberapat tempat yang ada di Lebak.
“Kegiatan hari ini selama tiga hari, kita hari ini melakukakan ekspose terkait yang sudah dilakukan. Yang kedua besok akan berkunjung ke Baduy karena ada beberapa kearifan lokal dan keunikan yang bisa sesuaikan dengan teknologi. Yang terakhir ke Museum Multatuli yang merupakan musium peradaban di Kabupaten Lebak,” tandasnya.
Andri Hernandi, Peneliti Kelompok Keahlian Sistem Spasial dan Kadaster Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung (ITB), menuturkan kegiatan yang dilakukan merupakan pengaplikasian ekskursi tematik aplikasi geodesi dan geomatika di Kabupaten Lebak.
“Adapun kegiatan kita ada dua, yang pertama kami akan mengekpose, melakukan pendampingan di Bapenda terkait dengan data-data perpajakan,” tuturnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan trobosan program di dunia perpajakan di Bapenda Lebak yang bisa dipakai secara bersama.
“Kemudian yang kedua, kami akan melakukan pendampingan, megembangkan satu data Kabupaten Lebak. Nah itu kami juga akan membuat satu konsep pengembangan-pengembangan itu dalam satu draf yang di pakai secara bersama, kira-kira seperti itu,” terangnya.
Editor: Abdul Rozak











