SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten ditemani Pj Gubernur Banten Al Muktabar melakukan kunjungan kerja lanjutan ke PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim.
Kunjungan Al dan jajaran Komisaris serta Direksi Bank Banten diterima Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono beserta seluruh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Jatim di ruang Bromo, Kantor Utama Bank Jatim, akhir pekan lalu.
Pertemuan ini bertujuan untuk saling mengakselerasi proses Kelompok Usaha Bank (KUB) yang sedang berjalan dan pelaksanaan sinergitas bisnis antar kedua Bank Pembangunan Daerah tersebut yaitu Bank Banten dan Bank Jatim dalam waktu dekat ini.
Selain masing-masing Pj Gubernur, hadir juga dalam pertemuan tersebut Plh Sekda Provinsi Banten yang juga Komisaris Bank Banten Virgojanti, Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti, Komisaris Utama Bank Banten Hoiruddin Hasibuan, Komisaris Bank Banten Deden Riki Hayatul Firman, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, Direktur Bisnis Rodi Judo Dahono, Direktur Operasional Bambang Widyatmoko, serta Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan seluruh Direksi Bank Jatim dan jajarannya.
Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Non Disclosure Agreement (NDA) yang telah dilakukan sebelumnya.
“Tujuan pertemuan ini adalah untuk saling mengakselerasi jalannya proses KUB dan sinergi bisnis tentunya dengan melihat besarnya potensi di Provinsi Banten yang dapat digali bersama oleh Bank Banten dan Bank Jatim” jelas Busthami, Minggu, 28 Juli 2024.
Ia berharap adanya dukungan penuh dari Pemprov Banten dan Pemprov Jawa Timur, maka kolaborasi dalam bentuk KUB dan sinergi bisnis antara Bank Banten dan Bank Jatim ini dapat segera terwujud untuk memperkuat posisi kedua bank di industri perbankan. Selain itu juga memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi di kedua provinsi dan juga nasional.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar menyampaikan, kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam melanjutkan proses KUB yang telah berjalan.
“Hakikatnya BPD dibentuk dengan tujuan utama untuk menjaga likuiditas dan mendukung stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, melanjutkan dan memperkuat sinergi melalui KUB ini sangat penting untuk memanfaatkan potensi yang ada di Banten dan Jawa Timur secara optimal” ujar Al.
Ia pun mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jatim. “Semoga KUB antara Bank Banten dan Bank Jatim ini bisa membawa keberkahan tidak hanya bagi BPD masing-masing tapi juga bagi masyarakat kedua wilayah,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengatakan, KUB dan sinergitas bisnis ini merupakan kolaborasi yang tidak hanya memberikan keuntungan bagi masing-masing BPD, tetapi juga memberikan dampak positif kepada masyarakat Jawa Timur dan Provinsi Banten.
“Ini adalah langkah penting dan perlu diakselerasi untuk memperkuat sinergi dalam industri perbankan dengan tetap saling memperhatikan kaidah hukum dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan dukungannya dalam KUB antara Bank Jatim dengan Bank Banten. “Pentingnya kerjasama ini melalui KUB dan sinergi bisnis antara Bank Jatim dan Bank Banten yang diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan.
Kerjasama ini bukan hanya untuk memenuhi Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020, tetapi juga sebagai upaya bersama untuk memajukan ekonomi kedua wilayah. Tentunya kami optimis kerjasama ini akan saling menguntungkan, mendukung kesejahteraan masyarakat dan dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ungkap Adhy.
Editor: Aas Arbi











