SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang menjalin kerjasama dengan 47 fasilitas kesehatan untuk melaksanakan program Bayi Lahir Langsung Antuk Akta Kelahiran, KK dan KIA (Balung Anak).
Program tersebut digulirkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan dokumen kependudukan sehingga mereka tidak perlu bolak-balik untuk mengurusnya ke Disdukcapil.
Kepala Bidang (Kabid) Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) pada Disdukcapil Kabupaten Serang Hani Finola mengatakan, ada sebanyak 47 Faskes yang sudah menjalin kerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten Serang. Itu terdiri dari Puskesmas, Klinik, rumah sakit umum.
“Alhamdulillah semuanya semangat untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Ini sudah berjalan, ini evaluasinya terus kita lakukan pendampingan,” katanya, Kamis 13 Februari 2025.
Nantinya, faskes yang kerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten Serang akan diberikan pembekalan juga terkait penggunaan super app untuk mengakses pelayanan balung anak.
Selama ini, mereka masih menggunakan email untuk mengirimkan dokumen-dokumen persyaratan untuk program balung anak.
“Ini bisa lebih memudahkan lagi untuk upload dokumen, karena langsung diakses melalui aplikasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan data jumlah masyarakat yang menggunakan layanan balung anak setiap tahunnya selalu meningkat.
Pada tahun 2023 lalu, ada sebanyak 300 yang memanfaatkan program tersebut. Namun di 2024 meningkat signifikan menjadi 750 orang.
“Ini meningkat, karena masyarakat sudah lebih sadar bahwa dokumen kependudukan ini diperlukan. Mereka juga sadar bahwa di usia 0 tahun anak harus sudah memiliki identitas,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak sangat penting mereka memiliki akta kelahiran. Ini agar nantinya anak bisa mengakses berbagai layanan lainnya.
“Penting, karena mereka akan menyadari biasanya saat mengurus BPJS, dibutuhkan data NIK, lalu mau sekolah. Makanya kita terus lakukan sosialisasi agar masyarakat mau ikut program ini,” ujarnya.
Pada tahun ini, pihaknya menargetkan ada sebanyak 10 faskes yang akan menjalin kerjasama program balung anak.
“Kita tahun ini rencananya ada enam puskesmas yang belum kerjasama, kemudian rumah sakit akan kita jalin kerjasama dengan Rumah Sakit Derajat, Betsaida serta klinik,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











