TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Ketua Jejaring Warga Peduli Cisadane Menata Ruang Sampah dan Limbah (Jawara Peci Merah), Sugandi menilai kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang sangat buruk. Dan jika dinilai secara angka, dia memonten 4 poin saja untuk dinas tersebut.
Pasalnya, dari penanganan sampah yang ada di Kabupaten Tangerang terlihat tidak maksimal, karena banyak ditemukan sampah menumpuk di pinggir jalan karena diduga terjadi pembiaran tanpa di ambil oleh armada sampah yang bertugas di jalur.
“Saya melihat persoalan sampah di Kabupaten Tangerang tidak ada beres-beresnya, malah saya melihat makin banyak sampah berserakan di pinggir jalan di wilayah Kabupaten Tangerang,” ucap Sugandi, Senin 3 Maret 2025.
Sugandi juga menduga bahwa armada sampah yang operasionalnya disalahgunakan untuk mengangkut barang yang bukan sampah, dan cenderung mobil armada sampah tersebut mengutamakan kerjaan yang ada keuntungan.
“Yah, diduga karena yang pegang armada mengutamakan job yang ada profitnya, tanpa mendahulukan juklak dan juknis tentang tata kelolanya,” cetus Sugandi.
Sugandi berharap, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid untuk peka dalam hal ini, karena masyarakat saat ini kesulitan untuk buang sampah, ditambah jarangnya terlihat ada tempat penampungan sampah terpadu (TPST) yang harusnya disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Sekarang tuh lahan sudah habis dan pekarangan sudah tidak ada, jadi mau buang sampah aja sulit karena TPST tidak ada,” keluhnya.
Sugandi juga bilang, fenomena tersebut juga karena belum adanya kesadaran tentang cara membuang sampah, karena kurangnya ada sosialisasi oleh DKLH dengan pihak-pihak terkait.
“Untuk sinergitas, pesan pemerintah kepada masyarakat jadi tersampaikan lewat sosialisasi tersebut, sehingga masyarakat bisa disiplin membuang sampah,” pungkas Sugandi
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











