LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 91 calon Saija dan Adinda Lebak tahun 2025 mulai bersaing untuk memperebutkan masuk 20 besar grand final yang akan berlangsung Juni 2025.
Sebelum menjadi 20 grand finalis yang nantinya akan dikarantina mereka mesti mengikuti pelaksanaan tes tulis yang berlangsung di Aula Multatuli Setda Lebak.
“Ya, ada 91 peserta yang daftar dan lolos seleksi administrasi. Dari 91 peserta nanyinya untuk dijaring jadi 48 peserta untuk tahap 1. Selanjutnya masuk tahap 2 dari 48 jadi 20 orang sebagai finalis yang masuk grand final,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak Imam Rismahayadin, Minggu 20 April 2025.
Pemilihan duta pariwisata Kabupaten Lebak ini, kata Imam merupakan salah satu bentuk dukungan untuk merealisasikan visi kabupaten lebak menjadikan lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal.
“Salah satu momentum untuk mencetak generasi muda handal, lebih kreatif, aktif dalam mengembangkan wisata yang ada di Lebak,” katanya.
Dia juga meminta agar para duta wisata ini nantinya dapat menarik lebih banyak lagi minat orang yang datang ke Lebak. Menurutnya, Lebak dianugrahi berbagai macam keindahan alam yang bisa menjadi daya tarik wisatawan.
“Ya, kita mempunyai pantai sawarna yang eksotik serta terintegrasi dengan wisata goa, curug (air terjun) maupun kebun teh yang merupakan wisata agro, selain itu di Lebak juga ada seren tahun, seba baduy dan negeri di atas Awan di Cibeber yang saa ini tengah ramai. Ini tentunya, bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk peminat wisata budaya,” imbuhnya.
Kata dia, pemuda – pemudi di Kabupaten Lebak memiliki kemampuan yang tidak kalah baik dalam berbagai bidang. Kini, banyak, putra puteri terbaik ditanah Multatuli berhasil mengukir prestasi baik ditingkat Proivinsi Banten maupun nasionl.
“Saya berharap mereka mampu bersaing dengan perwakilan dari daerah lain pada ajang Kang-Nong Banten, dan yang terpenting adalah, mampu menjadi duta pariwisata Lebak yang baik,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











