slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Bisnis Ekonomi

Penting Diketahui, Fungsi APBN dan APBD serta Pengaruhnya terhadap Ekonomi

Mulyadi by Mulyadi
03-07-2025 08:31:33
in Ekonomi, Utama
Penting Diketahui, Fungsi APBN dan APBD serta Pengaruhnya terhadap Ekonomi
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setiap negara memerlukan dana untuk menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan, dan kebutuhan kenegaraan lainnya demi kesejahteraan rakyat.

Dana tersebut tentu harus dikelola sebaik mungkin agar teralokasi secara tepat.

Baca Juga :

51.643 Tenaga Kerja Terserap dari Investasi di Banten, Tenaga Lokal Paling Banyak

Baru Dibangun, Dua Ruang Kelas SDN Kutakarang 3 Rusak Berat

Sampaikan LKPJ Tahun 2025, Bupati Pandeglang Ungkap Pendapatan Daerah Capai Rp 2,608 Triliun

Anggaran Belanja Pegawai Pandeglang Capai 48 Persen, Melebihi Ambang Batas Undang-undang

Manajemen keuangan negara umumnya menggunakan sistem APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Dilansir dari Sahabat.pegadaian.co.id, fungsi APBN dan APBD yang tidak lepas kaitannya dengan pengelolaan terhadap pemasukan maupun pengeluaran.

Mari pahami APBN dan APBD lebih lanjut dalam artikel ini.

APBN adalah wujud dari penetapan manajemen dana negara per tahun berdasarkan undang-undang.

Menurut Pasal 1 ayat (7) UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, APBN adalah rencana keuangan pemerintahan negara setiap tahun yang disetujui oleh DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).

Sebelum APBN ditetapkan, pemerintah akan menyusun RAPBN (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang diajukan kepada DPR untuk dibahas lebih lanjut hingga pada proses persetujuan.

Sementara, APBD adalah rencana keuangan daerah tahunan yang dibahas serta disetujui oleh pemerintah daerah bersama DPRD dan ditetapkan dengan peraturan daerah.

Definisi dari APBD tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI Nomor 21 Tahun 2011.

Penyusunan APBD digunakan untuk kebutuhan penyelenggaraan tugas pemerintah daerah dalam menyediakan pelayanan umum maupun menjamin kesejahteraan masyarakat di daerah meningkat.

Masa berlaku APBD dan APBN adalah selama satu tahun, terhitung mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember.

Fungsi APBN dan APBD
Secara umum, fungsi APBN dan APBD masing-masing terdiri dari enam aspek. Masing-masing aspek dibedakan berdasarkan ruang lingkup atau cakupannya.

Fungsi APBN merujuk pada tingkatan skala nasional karena berasal dari Pemerintah Pusat. Fungsi ini diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 Pasal 3 ayat (4).

Sedangkan, APBD berfokus pada tingkat regional I (provinsi) dan II (kabupaten/kota). Fungsi APBD tercantum dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2006.

Fungsi APBN dan APBD terdiri atas enam fungsi. Yakni, otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilitas.

Berikut adalah penjelasannya:

Fungsi Otorisasi: APBN dan APBD dijadikan sebagai dasar dalam pelaksanaan belanja maupun pendapatan negara/daerah setiap tahun.

Fungsi Perencanaan: Anggaran dana negara atau daerah menjadi pedoman dalam rangka perencanaan dan pengelolaan berbagai macam kegiatan di tahun yang dianggarkan.

Fungsi Pengawasan: Anggaran keuangan negara/daerah menjadi tolok ukur maupun acuan dalam melakukan penilaian atas kesuksesan atau kegagalan pemerintah pusat atau daerah ketika menyelenggarakan kegiatannya berdasarkan ketentuan berlaku.

Fungsi Alokasi: Penggunaan APBN/APBD untuk meningkatkan efektivitas maupun efisiensi perekonomian negara/daerah, mengurangi pemborosan sumber daya, dan menciptakan lapangan kerja sebagai upaya pengurangan tingkat pengangguran.

Fungsi Distribusi: Anggaran keuangan negara/daerah wajib mengutamakan prinsip keadilan dan kepatuhan.

Fungsi Stabilitas: Anggaran dana negara/daerah sebagai alat dalam menjaga dan memelihara keseimbangan fundamental perekonomian suatu negara/daerah.

Perbedaan APBN dan APBD

Perbedaan APBN dan APBD dapat diamati berdasarkan sumber pendapatan, tujuan, maupun struktur atau komponennya.

Pengaruh APBN dan APBD terhadap Ekonomi

Setelah mengetahui fungsi APBN dan APBD beserta perbedaan keduanya, kamu tentu paham bahwa anggaran keuangan pusat ataupun daerah berpengaruh terhadap perekonomian.

Pengaruh tersebut mengacu pada beberapa sektor, seperti pertumbuhan ekonomi, moneter, dan neraca pembayaran.

1. Pengaruh APBN dan APBD di sektor moneter.

Di sektor moneter, pengaruh APBN dan APBD berhubungan dengan pemberlakuan fungsi otorisasi yang berdampak pada peredaran jumlah uang di masyarakat.

Ketika jumlah peredaran uang di masyarakat ditambah oleh bank sentral dan terlalu banyak, maka berpotensi menimbulkan inflasi.

Jika kondisi tersebut terjadi, upaya yang akan diambil oleh pemerintah adalah pengurangan anggaran belanja negara dalam APBN.

Sebaliknya, kurangnya peredaran uang di masyarakat memicu deflasi yang akan membuat pemerintah menambah anggaran belanja negara dalam APBN.

2. Pengaruh APBN dan APBD dalam neraca pembayaran.

Dalam neraca pembayaran, APBN dan APBD bisa memicu timbulnya dua kemungkinan, yaitu defisit dan surplus.

Defisit merupakan kondisi saat pengeluaran lebih besar daripada penerimaan. Sementara itu, surplus adalah situasi ketika pengeluaran lebih daripada penerimaan.

Defisit neraca pembayaran terjadi saat pemerintah memberikan atau berbelanja hibah dan memenuhi kewajiban utang ke luar negeri.

Sementara itu, surplus neraca pembayaran bisa terjadi ketika pemerintah menerima hibah maupun utang/pinjaman dari luar negeri.

3. Pengaruh APBN dan APBD terhadap pertumbuhan ekonomi.

Keberadaan APBN dan APBD bisa membantu mengurangi biaya produksi karena pemerintah bisa memberikan bantuan subsidi kepada produsen.

Hal tersebutlah yang kemudian dapat mendukung produsen menghasilkan lebih banyak barang maupun jasa.

Saat produksi barang dan jasa meningkat, perusahaan bisa memperoleh penghasilan lebih tinggi yang berdampak pada peningkatan PDB (Produk Domestik Bruto).

Editor: Agus Priwandono

Tags: APBDAPBNduit negaraEkonomifungsi APBN dan APBDpengaruh APBN dan APBDperbedaan APBN dan APBD
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Prakiraan Cuaca di Banten Dua Hari Ini, 3-4 Juli 2025: Semua Wilayah Berpotensi Hujan

Next Post

Piala Dunia Antarklub 2025: Satu Wakil Asia Lawan Dominasi Eropa dan Amerika

Related Posts

Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti saat menyampaikan capaian realisasi investasi triwulan I di kantor DPMPTSP Banten, Kota Serang, Rabu 6 Mei 2026 (Yusuf)
Berita Utama

51.643 Tenaga Kerja Terserap dari Investasi di Banten, Tenaga Lokal Paling Banyak

by Yusuf Permana
Rabu, 6 Mei 2026 15:25

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Provinsi Banten pada Triwulan I tahun 2026 berhasil menyerap 51.643 tenaga kerja. Dari jumlah...

Read moreDetails

Baru Dibangun, Dua Ruang Kelas SDN Kutakarang 3 Rusak Berat

Sampaikan LKPJ Tahun 2025, Bupati Pandeglang Ungkap Pendapatan Daerah Capai Rp 2,608 Triliun

Anggaran Belanja Pegawai Pandeglang Capai 48 Persen, Melebihi Ambang Batas Undang-undang

Rupiah Terus Melemah, Sempat Tembus Rp 17.000 per Dolar AS

Cara Bijak Pakai Dompet Digital di Tengah Gaya Hidup Serba Instan

Cashless Bikin Praktis Tapi Jangan Sampai Bikin Boros, Ini Strateginya

Kesalahan Finansial yang Sering Terjadi Saat Ramadan, Dari Anggaran Tak Jelas hingga THR Habis Seketika

Tips Mengelola Keuangan Selama Ramadan agar Tidak Boros dan Tetap Stabil

5 Kebiasaan Keuangan Sederhana yang Bisa Bikin Kondisi Finansial Stabil

Next Post
Piala Dunia Antarklub 2025: Satu Wakil Asia Lawan Dominasi Eropa dan Amerika

Piala Dunia Antarklub 2025: Satu Wakil Asia Lawan Dominasi Eropa dan Amerika

Investasi 2025: Mana yang Lebih Menguntungkan, Saham, Emas atau Reksadana?

Investasi 2025: Mana yang Lebih Menguntungkan, Saham, Emas atau Reksadana?

Menu Favorit Calf To Go Serang, Wajib Dicoba!

Menu Favorit Calf To Go Serang, Wajib Dicoba!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kabel pju dicuri

Kabel PJU di Gintung Sukadiri Tangerang Diambil Maling

Selasa, 19 Mei 2026 17:59
Jabatan sekda kota tangsel

Pengamat Harap BKN Segera Keluarkan Surat Pengukuhan Baru Jabatan Sekda Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 17:48
Serapan anggaran Banten 2026

Rakor dengan BKD, Komisi I DPRD Banten Evaluasi Serapan Anggaran Triwulan I 2026

Selasa, 19 Mei 2026 16:52
Pilkades PAW Ciruji di Lebak Berjalan Aman dan Kondusif

Pilkades PAW Ciruji di Lebak Berjalan Aman dan Kondusif

Selasa, 19 Mei 2026 16:45
Revitalisasi alun-alun Kota Serang

Revitalisasi dan Pembangunan Alun-alun Kota Serang Diundur

Selasa, 19 Mei 2026 16:24
Petugas Disnakkeswan Lebak tengah memeriksa kesehatan hewan kurban di Kecamatan Kalanganyar.

Disnakkeswan Lebak Intensif Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 19 Mei 2026 13:34
Kabel pju dicuri

Kabel PJU di Gintung Sukadiri Tangerang Diambil Maling

Selasa, 19 Mei 2026 17:59
Jabatan sekda kota tangsel

Pengamat Harap BKN Segera Keluarkan Surat Pengukuhan Baru Jabatan Sekda Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 17:48
Serapan anggaran Banten 2026

Rakor dengan BKD, Komisi I DPRD Banten Evaluasi Serapan Anggaran Triwulan I 2026

Selasa, 19 Mei 2026 16:52
Pilkades PAW Ciruji di Lebak Berjalan Aman dan Kondusif

Pilkades PAW Ciruji di Lebak Berjalan Aman dan Kondusif

Selasa, 19 Mei 2026 16:45
Revitalisasi alun-alun Kota Serang

Revitalisasi dan Pembangunan Alun-alun Kota Serang Diundur

Selasa, 19 Mei 2026 16:24
Petugas Disnakkeswan Lebak tengah memeriksa kesehatan hewan kurban di Kecamatan Kalanganyar.

Disnakkeswan Lebak Intensif Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 19 Mei 2026 13:34

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kabel pju dicuri

Kabel PJU di Gintung Sukadiri Tangerang Diambil Maling

by Agung S Pambudi
Selasa, 19 Mei 2026 17:59

TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Sebuah kabel penerangan jalan umum (PJU) di jalan Kali Cirarab, Desa Gintung, Kecamamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang hilang dicuri...

Jabatan sekda kota tangsel

Pengamat Harap BKN Segera Keluarkan Surat Pengukuhan Baru Jabatan Sekda Tangsel

by Agung S Pambudi
Selasa, 19 Mei 2026 17:48

TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID- Pengamat Kebijakan Publik, Yanuar Winarko, ikut merespons soal status keabsahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Noertjahjo....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak