CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Lingkungan Pergi, RT08/RW05, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah.
Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga dalam menjalani aktivitas harian.
Ali Misri, warga setempat, mengungkapkan keresahan yang dirasakan warga setiap kali melintasi jalan tersebut. Jalan sempit dan berlubang membuat pengendara motor sering kali kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh.
“Kalau ada motor dari dua arah, bahaya. Jalannya rusak, selip. Banyak ibu-ibu yang antar anak sekolah atau warga yang berangkat kerja lewat situ,” keluh Ali kepada Radar Banten, Senin 21 Juli 2025.
Menurut Ali, jalan lingkungan yang masih menggunakan paving blok ini sudah beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Namun, karena tidak tahan lama, warga kembali harus menambal lubang yang sama.
“Udah berkali-kali kami semen pakai uang patungan. Tapi tetap rusak lagi. Sekarang kami sudah capek,” ujarnya.
Warga sempat menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak Kelurahan Cikerai. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan konkret. Padahal, menurut Ali, lurah pernah menjanjikan bahwa jalan akan disurvei oleh pihak Pemkot Cilegon.
“Katanya bulan Mei atau Juni kemarin mau ada survei dari Wali Kota atau Wakil Wali Kota. Tapi sampai sekarang gak ada kabar. Lurah juga gak datang-datang lagi,” ucapnya.
Ali menyayangkan sikap pemerintah yang dianggap hanya memberi harapan palsu. Jika memang anggaran pembangunan tidak tersedia, warga meminta agar diperbolehkan memperbaiki jalan secara swadaya tanpa halangan.
“Kalau memang pemerintah gak mampu, ya biarkan kami bangun sendiri. Jangan malah ditahan-tahan dengan alasan nanti mubazir atau akan dibangun,” tegasnya.
Editor: Bayu Mulyana











