• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Hari Kedua, Pencarian ABK di Pandeglang Dihentikan Sementara, Besok Lanjut Lagi

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Sabtu, 13 September 2025 19:38
in Berita Utama, Pandeglang
0
Hari Kedua, Pencarian ABK di Pandeglang Dihentikan Sementara, Besok Lanjut Lagi

Apel Tim SAR Gabungan penghentian pencarian sementara ABK Suwito warga Teluk Labuan, Pandeglang, Banten yang hilang di Perairan Pasauran, Kabupaten Serang, Banten./Moch Madani Prasetia

0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Nanjung Sari GT 5 asal Teluk Labuan, Pandeglang, Banten, bernama Suwito. ABK tersebut hilang di perairan Pasauran, Kabupaten Serang, usai kapal diduga ditabrak tongkang.

Hingga hari kedua pencarian, Sabtu 13 September 2025, korban belum berhasil ditemukan. Kondisi cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan arus kuat membuat proses pencarian terhambat. Sehingga, tim SAR memutuskan akan melanjutkan pencarian esok hari.

Kepala Seksi Siaga dan Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pencarian terhambat oleh kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Gelombang tinggi dan arus kuat membuat operasi kurang efektif.

“Operasi SAR hari kedua sesuai arahan dari SAR Mission Coordinator Kuala Lantusar, Banten, kita bagi menjadi tiga sektor dengan luas area 344 nautical mile persegi. Sektor pertama sekitar 269 nautical mile menggunakan perahu nelayan, sektor kedua dengan rubber boat BPBD Pandeglang, dan sektor ketiga menggunakan rubber boat Basarnas, masing-masing dengan area 35 nautical mile persegi,” katanya, Sabtu 13 September 2025.

Menurut Rizky, hingga sore hari hasil pencarian masih nihil. Faktor cuaca dan jarak pandang yang terbatas menjadi kendala utama, sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi.

“Dari hasil prediksi SAR Map, area pencarian semakin meluas mengikuti arus dan angin. Sesuai SOP, pencarian dilakukan selama 7 hari. Jika dalam 7 hari korban belum ditemukan, maka operasi akan dievaluasi dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Dalam pencarian ini, sekitar 50 personel dikerahkan dari unsur gabungan, termasuk Basarnas, BPBD Pandeglang, relawan, dan unsur masyarakat lainnya.

Selain itu, Rizky juga mengingatkan masyarakat dan nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa dalam tiga hari ke depan, potensi gelombang tinggi masih mungkin terjadi di wilayah perairan Banten.

“Kami imbau para nelayan agar lebih memperhatikan faktor keselamatan sebelum melaut, mengingat cuaca akhir-akhir ini cukup ekstrem,” pungkasnya.

Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi

Tags: ABK kapal hilangBantenBasarnasBNPBBPBD PandeglangCaritacuaca ekstremkapal tongkangLabuanPencarian ABKPertolongan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

29 Pejabat Cilegon Bakal Ikuti Uji Kompetensi, Pansel Target Rampung 18 September

Next Post

Ini Alasan Walikota Serang Kembali Gelar Ukom untuk Seluruh Eselon II

Next Post
Ini Alasan Walikota Serang Kembali Gelar Ukom untuk Seluruh Eselon II

Ini Alasan Walikota Serang Kembali Gelar Ukom untuk Seluruh Eselon II

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Banten, Kasus ISPA Melonjak  Tinggi

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Banten, Kasus ISPA Melonjak  Tinggi

by Yusuf Permana
Rabu, 9 September 2026 16:26
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang beberapa hari terakhir ini menghujani wilayah Banten mulai menjadi perhatian serius...

Hingga September 2026, Ada 61 Kasus Kekerasan pada Anak di Kabupaten Serang

Hingga September 2026, Ada 61 Kasus Kekerasan pada Anak di Kabupaten Serang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 9 September 2026 16:16
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Hingga bulan September 2026 tercatat ada sebanyak 61 kasus kekerasan pada anak yang ditangani oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.