CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2025 menjadi momentum penting bagi petani di Provinsi Banten untuk saling bertukar pengalaman, ide, dan inovasi.
Ketua KTNA Banten, Oong Sahroni, menegaskan kegiatan ini diarahkan untuk mendorong lahirnya pengembangan pertanian modern di Banten.
PEDA 2025 yang digelar di Alun-alun Kota Cilegon, 26–30 September 2025, diikuti 426 peserta dari seluruh kabupaten/kota. Mereka membawa beragam inovasi mulai dari teknologi budidaya, pengolahan hasil pertanian, hingga strategi pemasaran produk.
“Ajang ini menjadi ruang bagi petani untuk saling belajar, bertukar teknologi, dan memperluas wawasan. Harapannya, pertanian kita semakin maju dan berdaya saing,” ujar Oong.
Ia menekankan, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras petani, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Karena itu, KTNA berkomitmen mendukung langkah pemerintah provinsi dalam memperkuat pembangunan pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Petani tidak boleh putus asa. Teruslah berinovasi demi kesejahteraan keluarga, masyarakat, dan masa depan pertanian Banten,” pungkasnya.
PEDA KTNA 2025 mengusung tema “Mewujudkan Petani dan Nelayan Banten yang Maju, Mandiri, dan Modern Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan”.
Selain pameran inovasi, rangkaian kegiatan juga mencakup temu teknologi, temu petani sukses, hingga studi banding untuk memperkaya pengetahuan para peserta.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya











