SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 68 fasilitas layanan kesehatan (faskes) telah menjadi mitra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang untuk ikut memberikan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Kerja sama yang dilaksanakan untuk menjalankan Program Balung Anak (Bayi Lahir Langsung Antuk) Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang digagas oleh Disdukcapil.
Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kabupaten Serang, Hani Finola mengatakan, sudah ada sebanyak 68 mitra Disdukcapil Kabupaten Serang.
“Jadi ada 13 rumah sakit, 28 Puskesmas, 20 bidan, dan sisanya itu ada tujuh klinik yang sudah bermitra dengan Disdukcapil,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 22 Desember 2025.
Ia mengatakan, saat ini antusias dari faskes untuk mendaftar sebagai mintra secara mandiri cukup besar. Mereka biasanya mengajukan permohonan kepada Disdukcapil Kabupaten Serang agar bisa menjadi mitra.
“Jadi ini juga ya kolaborasi bersama karena ini memang langkah yang strategi untuk mempercepat data lebih akurat,” ujarnya.
Selain menjalin mitra dengan faskes, pihaknya juga bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga anak bisa memperoleh BPJS Kesehatan.
“Langsung aktif. Nah, dengan adanya balung anak ini kan nama anaknya langsung didaftarkan langsung dengan nama bayi. Jadi BPJS-nya juga kepesertaannya juga bisa langsung aktif gitu,” imbuhnya.
Untuk menarik lebih banyak mitra pada Program Balung Anak, pihaknya memberikan apresiasi kepada para mitra yang sudah melaksanakan program tersebut.
“Makanya kemarin itulah diberikan penghargaan nya kepada mitra-mitra yang paling banyak pencapaiannya. Kita bermitra dengan faskes di lintas daerah,” ujarnya.
Ia berharap, bisa lebih banyak mitra untuk program Balung anak sehingga layanan balung anak bisa lebih menyeluruh dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Serang.
“Jadi harapannya balung anak bisa lebih banyak mitra ini biar masyarakat Kabupaten Serang kalau lahiran, kalau faskesnya sudah kerja sama, bisa langsung dibantu rumah sakitnya,” pungkasnya.
Dari bulan Januari hingga November 2025, ada 698 masnyarakat yang terlayani melalui Program Balung Anak.
Hani mengungkapkan, untuk persentasi masyarakat yang usia 0 sampai 1 tahun yang sudah mengurus dokumen kependudukan mencapai 96,13 persen.
“Semoga ke depan dengan meratanya layayan balung anak jumlah ini bisa semakin ditekan. Kita pastikan layanan balung anak gratis,” pungkasnya.
Diketahui, ada beberapa faskes yang mendapatkan penghargaan di Dukcapil Award 2025, yakni RS Otika Medika, RS Fatimah Serang, RS Citra Sundari, Klinik Muchibbat, Klinik Enggal Sehat, Klinik AR Rahim, Puskesmas Jawilan, Puskesmas Mancak serta Puskesmas Kramatwatu.
Lalu, untuk praktik mandiri, terdiri dari, Bidan Ernawati di Kecamatan Bojonegara, Bidan Nurhasanah di Kecamatan Petir serta Bidan Nurjanah di Kecamatan Kragilan.
Editor: Agus Priwandono











