KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota Kota Tangerang terus mengoptimalkan pengelolaan sampah melalui pengembangan Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai solusi untuk menekan timbunan sampah di TPA Rawa Kucing.
Program ini dinilai efektif karena mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2025, RDF Kota Tangerang telah mengolah ratusan ton sampah yang sebagian besar dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.
“Pemanfaatan RDF menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban TPA Rawa Kucing. Sampah yang sebelumnya hanya ditimbun kini bisa diolah dan memiliki nilai guna,” ujar Wawan, Senin, 22 Desember 2025.
Ia menjelaskan, RDF yang dihasilkan dari pengolahan sampah di Kota Tangerang telah disalurkan ke pihak industri, salah satunya ke PT Solusi Bangun Indonesia, untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.
Selain itu, sebagian RDF masih tersimpan di TPA Rawa Kucing dan siap didistribusikan sesuai kebutuhan.
Menurutnya, pengembangan RDF tidak hanya berdampak pada pengurangan volume sampah, tetapi juga mendorong penerapan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan laju timbulan sampah serta memperpanjang usia operasional TPA.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kapasitas produksi RDF, memperkuat kolaborasi dengan sektor industri, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











