LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak mengingatkan para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai agar mematuhi seluruh aturan petugas demi menjaga keselamatan bersama.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Balawista menegaskan wisatawan dilarang berenang di tepi pantai ketika petugas belum berada di lokasi penjagaan.
Larangan tersebut bertujuan meminimalisasi risiko kecelakaan laut akibat gelombang tinggi dan arus balik yang kerap sulit diprediksi.
Ketua Balawista Lebak, Erwin Komarasukma, menekankan bahwa seluruh wisatawan wajib menaati rambu-rambu dan aturan berwisata yang telah ditetapkan.
“Kepada para wisatawan, mohon untuk ditaati dan patuhi aturan-aturan dari petugas yang berjaga demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan,” kata Erwin Komarasukma kepada RADARBANTEN.CO.ID, pada, Jumat 26 Desember 2025.
Menurut Erwin, kawasan pantai merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Lebak yang selalu ramai dikunjungi, terutama saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru.
Kondisi ini menuntut kesadaran pengunjung untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan.
Ia juga mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan rambu peringatan yang telah dipasang di sekitar pantai. “Jangan berenang sebelum ada petugas Balawista.
Terutama yang membawa anak-anak agar selalu mengawasi aktivitasnya,” pesan Erwin.
Untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, Balawista Lebak menyiagakan hampir 100 personel lengkap dengan peralatan penyelamatan.
Petugas tersebut disebar di sejumlah titik pantai yang menjadi tujuan utama wisatawan selama libur akhir tahun.
“Pantai Sawarna meliputi Ciantir, Tanjung Layar, Legonpari dan Karang Taraje. Kemudian Pantai Citarate, Pantai Muara Cibareno, Pantai Klapa Warna, Pantai Pasput Cihara, Pantai Talanca, Pantai Bagedur, dan Pantai Karangseke,” pungkasnya.
Sementara itu, Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Dedi, menyampaikan bahwa kondisi pantai hingga kini masih terpantau aman meski gelombang laut cukup tinggi.
“Kondisinya sampai masih terpantau sepi, diprediksi sore para wisatawan mulai berdatangan. Untuk wisatawan juga diminta tetap waspada terhadap dinamika alam,” kata Dedi.
Editor Daru











