SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menggelar Rapat Pleno Tahun 2026 di Hotel Wisata Baru, Kota Serang.
Rapat pleno ini menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam rangka penataan tata kelola dan evaluasi program kerja.
Rapat pleno PCNU Kota Serang mengusung tema “Penataan Tata Kelola Organisasi dan Evaluasi Program”.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kota Serang, perwakilan PWNU Provinsi Banten, PC Ansor Kota Serang, serta badan otonom dan lembaga NU di lingkungan PCNU Kota Serang.
Sejumlah tokoh NU turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris PCNU Kota Serang Gus Akbarudin, Mustasyar KH Matin Syarqowi, serta Katib Syuriah PCNU Kota Serang Ucu Syuhada.
Sekretaris Wilayah PWNU Banten, Ahmad Nuri, hadir memberikan arahan terkait penguatan peran Nahdlatul Ulama di tengah dinamika sosial dan kebangsaan yang terus berkembang.
“NU memiliki sejarah panjang sebagai organisasi yang mandiri dan tidak bergantung pada kekuasaan. Nilai kemandirian ini harus terus dijaga oleh seluruh struktur NU,” ujar Nuri, Minggu 18 Januari 2026.
Ia mengatakan hubungan NU dengan negara seharusnya bersifat simbiotik dan saling menguatkan, tanpa menghilangkan jati diri organisasi.
“Relasi NU dengan negara bukan relasi ketergantungan, tetapi saling menguatkan demi kemaslahatan umat dan bangsa,” katanya.
Menurut Ahmad Nuri, kekuatan utama NU terletak pada persatuan dan soliditas warganya.
“Kekuatan terbesar NU adalah persatuan dan soliditas jamaahnya. Jika ini terjaga, NU akan tetap kokoh dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Selain membahas arah kebijakan organisasi, rapat pleno juga menjadi forum evaluasi terhadap program kerja PCNU Kota Serang yang telah berjalan, sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, menjelaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat kemandirian organisasi dan pelayanan keumatan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kemandirian PCNU Kota Serang serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat,” ujarnya.
Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Kota Serang, KH Khaeroni, menekankan pentingnya keseimbangan peran NU.
“NU harus mampu menjaga keseimbangan antara peran keagamaan dan peran sosial kemasyarakatan dalam setiap gerak langkahnya,” kata Khaeroni.
Rapat pleno ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara PCNU, badan otonom, dan lembaga NU di Kota Serang.
Editor Daru











