PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah menyiapkan lahan seluas 30 hektar untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi. Lahan seluas 30 hektar untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi berlokasi Desa Pasirawi dan Desa Citalahab, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Lahan seluas 30 hektar untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi statusnya tanah terlantar merupakan Eks HGU dan HGB.
Sekolah Terintegrasi merupakan salah satu gagasan strategis Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memperkuat pemerataan dan mutu pendidikan di Indonesia.
Sekolah ini dirancang untuk menggabungkan beberapa jenjang pendidikan (seperti PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA) dalam satu lokasi atau sistem yang terstruktur.
Berfokus pada pemerataan pendidikan berkualitas bagi keluarga prasejahtera (desil 3-5), kurikulum berkelanjutan, dan vokasi sesuai potensi wilayah.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, pembangunan Sekolah Terintegrasi harus segera terealisasikan.
“Karena dinilai memiliki dampak yang sangat positif. Terutama bagi masyarakat kurang mampu dalam mengakses pendidikan yang berkualitas dan terjangkau,” katanya, Minggu, 1 Maret 2026.
Bupati Dewi mengajak, kepada semua pihak untuk menyukseskan sekolah terintegrasi yang menjadi harapan semua pihak.
“Ini juga merupakan instruksi dari Bapak Presiden agar segera direalisasikan. Karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” katanya.
Kehadiran Sekolah Terintegrasi akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan pendidikan berjenjang dalam satu kawasan. Konsep ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih tertata dan representatif.
“Adapun lahan yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi memiliki luas lahan 30 hektar yang berlokasi di Desa Citalahab dan Desa Pasirawi, Kecamatan Banjar,” katanya.
Dengan konsep terintegrasi, proses pembinaan dan pengawasan pendidikan dapat dilakukan lebih optimal. Mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA akan masuk dalam kawasan Sekolah Terintegrasi ini.
“Selain itu, akan dilengkapi juga dengan sarana dan prasarana olahraga, diantaranya lapangan sepak bola, serta fasilitas pendukung lainnya. Yang dirancang menjadi pusat kegiatan pendidikan yang nyaman, aman, dan modern,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











