SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Banten terus mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026 dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan akreditasi pelatih serta penataran wasit dan juri yang digelar di GOR UIN SMH Banten, Kota Serang, pada Jumat, 1 Mei 2026 kemarin.
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Sebanyak 89 orang tercatat mengikuti akreditasi pelatih, sementara 66 peserta lainnya ambil bagian dalam penataran wasit dan juri.
Ketua Pelaksana Kejurprov FORKI Banten 2026, Joe Manalu, mengatakan kualitas SDM menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet karate berprestasi.
“Kejuaraan yang berkualitas harus ditopang pelatih kompeten serta wasit dan juri yang profesional. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari standarisasi untuk meningkatkan kualitas karate Banten agar mampu bersaing di level nasional,” ujarnya, Sabtu 2 Mei 2026.
Ia mengatakan, pembinaan olahraga tidak bisa hanya bertumpu pada atlet, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kami ingin membangun sistem yang utuh. Atlet hebat lahir dari pelatih berkualitas dan dipimpin perangkat pertandingan yang berintegritas. Ini adalah investasi jangka panjang bagi prestasi karate Banten,” jelasnya.
Menurut Joe, melalui akreditasi dan penataran ini, FORKI Banten menargetkan lahirnya SDM unggul yang siap berkontribusi dalam berbagai ajang, termasuk Kejuaraan Nasional PB FORKI 2026.
Kejurprov FORKI Banten 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di GOR UIN SMH Banten, Kota Serang. Ajang ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sekaligus seleksi atlet menuju tingkat nasional.
Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan pendalaman materi pukul 09.00–10.00 WIB, dilanjutkan sesi diskusi hingga pukul 10.30 WIB. Peserta kemudian mengikuti ujian teori pukul 10.30–11.30 WIB sebelum istirahat (ISOMA) hingga pukul 14.00 WIB.
Agenda berlanjut dengan praktik lapangan perwasitan pukul 14.00–15.00 WIB, disusul jeda singkat hingga pukul 15.30 WIB.
Hari pertama ditutup dengan technical meeting yang diikuti pelatih, official, dan manajer tim hingga pukul 16.30 WIB.
Melalui rangkaian kegiatan ini, FORKI Banten berharap Kejurprov 2026 tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan juri demi mendorong kemajuan karate di Banten secara berkelanjutan.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi









