LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menunjuk Ricky Soebagdja sebagai Kepala Pelatnas Wilayah (Pelatwil) PBSI tahun 2026. Ricky bersama Rexy Mainaky bertugas untuk mensinkronisasi dan mengawasi kerja Pelatwil.
Ricky mengatakan, Ketua Umum PP PBSI menunjuknya untuk memastikan agar Pelatwil ini bisa berjalan setelah dibentuk pada tahun lalu. “Kita berharap, insya Allah mudah-mudahan, bibit-bibit potensi yang baik ini terus sampai ke depan dan menjadi andalan Indonesia,” ucap juara All England 1995-1996 ini.
Ia mengatalan, Pelatwil sudah berjalan sejak November 2025 di dua wilayah pembinaan. Pertama, di Medan, Sumatera Utara untuk wilayah barat. Kedua, di Surabaya, Jawa Timur untuk wilayah tengah.
Dari seleksi yang telah digulirkan, saat ini terjaring 16 atlet Pelatwil barat dan 32 atlet Pelatwil tengah. “Jadi betul-betul dari mulai program latihan dan lain sebagainya itu meneruskan nanti ke pemusatan latihan nasional,” terang Ricky.
PBSI terlibat untuk memonitoring perjalanan dan prosesnya. “Jadi bukan hanya diadakan terus ditinggal begitu ya, tapi kita yang memang menyiapkan semua,” ujarnya.
Ricky memastikan program latihan di pelatwil akan selaras dengan program latihan di pelatnas, hanya bobotnya yang berbeda mengingat para atlet yang bergabung relatif adalah atlet-atlet muda.
“Saat ini saya sedang menunggu laporan untuk program-program latihan di sana. Yang pasti mereka semuanya harus di bawah pusat,” tegasnya. Sebagai mantan atlet dan legenda bulutangkis Indonesia, Ricky menyambut positif bergulirnya Pelatwil ini.
Ricky juga berharap akan ada progres baik dan hasil yang bagus ke depan. “Dulu di zaman saya ada yang namanya Pelatda atau Pusdiklat lalu vakum dan sekarang aktif kembali,” ujarnya.
Ia merasa program ini sangat baik dan harus terus dilanjutkan. “Bagaimana yang terbaik di wilayah itu dijaga dan dipantau perkembangannya,” ujarnya.
Editor : Rostinah











