SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan anggota Gerakan Pramuka Indonesia bersama komunitas lingkungan menggelar aksi susur Sungai Cibanten sepanjang lima kilometer, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sampah sekaligus edukasi kepada masyarakat bantaran sungai.
Aksi yang diinisiasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten ini dimulai dari bawah Jembatan Kidemang Unyur hingga Kampung Kenari, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Dalam kegiatan tersebut, Pramuka berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai Banten serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten. Tiga perahu diterjunkan dengan pembagian tim darat dan tim sungai untuk memaksimalkan pembersihan.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan pihaknya berhasil mengangkat cukup banyak sampah dari aliran sungai ke daratan.
“Masih banyak titik sampah, didominasi sampah rumah tangga,” ujarnya.
Selain sampah, tim juga menemukan hambatan aliran sungai akibat pohon tumbang yang menahan tumpukan sampah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperparah banjir jika tidak segera ditangani.
“Kami akan lakukan pembersihan lanjutan dengan peralatan lebih lengkap,” tambahnya.
Tak hanya pembersihan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada warga sekitar agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Para peserta memberikan pemahaman langsung tentang dampak pencemaran terhadap lingkungan dan kesehatan.
Melalui aksi kolaboratif ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan sungai. Selain itu, sinergi antara Pramuka, komunitas, dan pemerintah diharapkan terus terjalin dalam upaya pelestarian lingkungan di Banten.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi









