SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pengelola pantai terbuka di Kecamatan Anyar dan Cinangka, Kabupaten Serang, mengaku banyak mendapat keluhan sial Penerangan Jalan Umum (PJU). Keluhan datang dari wisatawan dari luar daerah karena Jalan Raya Anyar-Cinangka minim penerangan.
Pengelola Pantai Sambolo I, Yepi, mengaku bersyukur karena pada momen libur Idul Adha tahun ini kunjungan wisatawan di Anyar-Cinangka sangat maksimal. Kondisi tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Namun, di balik ramainya kunjungan wisatawan, pihaknya juga mendapatkan keluhan mengenai minimnya PJU yang menyebabkan Jalan Raya Anyar-Cinangka gelap.
“Kita dapat masukan dari pengunjung mengenai persoalan PJU yang minim di jalur wisata, mereka mempertanyakan kenapa kok jalur wisata justru gelap,” katanya, Selasa, 2 Juni 2026.
Jalan yang gelap juga membuat warga sekitar khawatir. Warga was-was ketika melintas pada malam hari, karena berpotensi meningkatkan angka kecelakaan sekaligus rawan kejahatan.
“Kita juga khawatir ada pembegalan dan kecelakaan, walaupun selama ini belum ada kasusnya. Namun alangkah lebih baik kan mencegahnya daripada peristiwa itu terjadi,” jelasnya.
Ia menuturkan, kendati di beberapa titik terdapat PJU, namun lebi banyak titik yang justru minim PJU.
“Bahkan dari PJU yang sudah terpasang juga ada yang kondisinya mati. Bahkan di depan hotel Patra justru gelap sekali,” ujarnya.
Ia pun berharap agar pemerintah daerah bisa merespon hal tersebut, sehingga kondisi jalur wisata terang dan bisa memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Minimalnya 12 jam nyala. Lalu ketika memang ada kerusakan, maka harus segera diperbaiki,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono








