CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Musyawarah Wilayah (Musywil) Gerakan Mahasiswa (GEMA) Al-Khairiyah Provinsi Banten resmi digelar di Aula Lantai III STIT Al-Khairiyah, Sabtu 18 Februari 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung kondusif dan menghasilkan kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet organisasi.
Dalam forum tersebut, Supardi terpilih sebagai Ketua Formatur Dewan Pengurus Wilayah (DPW) GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten.
Ia menegaskan, kepengurusan yang baru siap membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.
“Ini adalah amanah besar. Kapal besar GEMA Al-Khairiyah siap dilayarkan untuk melanjutkan pergerakan ke depan,” ujar Supardi.
Menurutnya, arah gerakan organisasi ke depan akan difokuskan pada kemaslahatan umat, khususnya melalui sektor pendidikan, dakwah, dan ekonomi.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh pendiri Al-Khairiyah, Brigjen KH Syam’un.
Ia mengutip dawuh pendiri Al-Khairiyah, bahwa pembangunan manusia tidak cukup hanya dengan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi harus disertai dengan ilmu pengetahuan.
Oleh karena itu, pendidikan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan adalah barometer utama dalam mencetak SDM unggul. Ini menjadi pijakan kami dalam menjalankan roda organisasi ke depan,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru ini, GEMA Al-Khairiyah Banten diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan daerah, sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Editor: Abdul Rozak











