• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Penyidikan Kasus Korupsi BTN Cabang BSD Tangsel Rp 13,9 Miliar Dinilai Tak Tuntas

Fahmi by Fahmi
Minggu, 19 April 2026 15:38
in Hukum

Neril Afdi Kuasa hukum dari mantan Kepala Cabang (Kacab) BTN BSD Tangsel, Hadeli

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyidikan kasus korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif pada Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tahun 2022-2023 senilai Rp13,9 miliar dinilai tidak tuntas. Sebab, ada pihak lain yang dianggap turut terlibat dan layak menjadi tersangka.

Neril Afdi selaku kuasa hukum mantan Kepala Cabang (Kacab) BTN BSD Tangsel, Hadeli menilai bahwa penanganan kasus tersebut tidak memberikan rasa keadilan. Sebab, dalam fakta persidangan, terdapat peran aktif dari pihak lain. “Harus ada tersangka lain,” ujarnya Minggu 19 April 2026.

RelatedPosts

Kadinkes Banten tersangka

Viral Penetapan Tersangka Kadinkes Banten, Begini Respons Kejati Banten

Jumat, 30 Oktober 2026 09:58
Brimob Banten

Penganiayaan Dua Anggota Brimob Banten, Lima Debt Collector Divonis 16 Bulan

Jumat, 30 Oktober 2026 09:48
Polres Serang

Diduga Edarkan Ganja di Taman Tugu Jam Serang, Pria Asal Lampung Ditangkap Polres Serang

Jumat, 30 Oktober 2026 08:12
Kasus sabu di Pasar Kemis Tangerang

Kasus Sabu di Pasar Kemis, Satu Orang Direhabilitasi dan Satu Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 18:35

Neril menegaskan jika kliennya dipermasalahkan dalam kasus ini maka Indra Jaya juga patut dimintai pertanggungjawaban. Sebab, Indra Jaya, dinilai telah mempengaruhi Hadeli dalam meloloskan dua debitur untuk pengajuan kredit masing-masing senilai Rp 450 juta. “Dua debitur ini karyawan dia (Indra Jaya-red),” ujarnya.

Indra Jaya dan Hadeli diakui Naril saling berhubungan karena tergabung dalam Forum Komunikasi Minangkabau Banten (FKMB). “Indra Jaya ini ketuanya, sedangkan klien kami ini wakilnya,” katanya.

Karena hubungan tersebut, Hadeli dipengaruhi dan membantu mengajukan karyawan Indra Jaya yakni Dinar Mustika Sari dan Dodi Setiawan untuk mendapatkan kredit. Padahal, data Dinar dan Dodi hanya dipakai untuk pengajuan kredit.

“Klien kami ini pengaruhi Indra Jaya, dia ini (Indra Jaya-red) tidak bisa mengajukan kredit karena namanya sudah jelek (dalam catatan bank-red),” ungkapnya.

Divonis Ringan

Dalam persidangan, di Pengadilan Tipikor Serang pada Rabu malam 15 April 2026, Hadeli divonis ringan dengan pidana penjara selama satu tahun dan denda sebesar Rp100 juta dengan subsider 60 hari kurungan.

Dalam putusan tersebut yang dibacakan Ketua Majelis Hakim yang diketuai Agung Sulistiono, Hadeli dinyatakan tidak terbukti menerima aliran dana korupsi sebesar Rp 9,7 miliar seperti yang dituduhkan JPU. Meski demikian, dia tetap dinyatakan bersalah atas kasus korupsi tersebut.

“Tidak ada bukti bahwa klien kami menerima aliran dana seperti yang dituduhkan jaksa. Karena itu, tidak dibebankan uang pengganti,” kata Neril.

Neril mengakui dirinya masih keberatan atas putusan majelis hakim yang menyatakan kliennya bersalah. Namun demikian, dia tetap menghormati putusan tersebut.

“Secara umum kami memang masih ada sedikit keberatan karena klien kami masih dinyatakan bersalah. Namun dari sisi pertimbangan hukum dan lamanya hukuman, klien kami divonis lebih ringan dari tuntutan JPU yakni 11 tahun penjara,” katanya.

Neril menegaskan bahwa vonis tersebut murni berdasarkan pertimbangan hakim, tanpa adanya intervensi pihak manapun. Ia bersyukur, dalam uraian putusan, majelis hakim banyak mengambil nota pembelaannya. “Hampir semua dipakai (nota pembelaan dalam putusan-red),” ungkapnya.

Untuk diketahui dalam kasus ini, majelis hakim telah menjatuhkan hukuman terhadap mantan Junior Kredit Program BTN Cabang BSD, Mohamad Ridwan berupa pidana penjara selama tujuh tahun, denda Rp500 juta subsider 120 hari kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp12,3 miliar subsider dua tahun.

Khusus SME & Credit Program Unit Head BTN Cabang Bumi Serpong Damai (BSD), Kota Tangerang Selatan, dia dibebaskan majelis hakim. Galih dinyatakan tidak terbukti bersalah dalam perkara korupsi yang merugikan negara Rp12 miliar lebih.

Editor: Abdul Rozak

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Diskominfo Tangsel Buka Peluang Rekrut Siswa Berprestasi di Program Digital

Next Post

Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Telan Anggaran Rp 48,5 Miliar, Masuk Tahap Review

Next Post

Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Telan Anggaran Rp 48,5 Miliar, Masuk Tahap Review

Penipuan Investasi arisan

Tipu Puluhan Korban, Tersangka Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Ditahan Polda Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 09:04
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
mantan kades merta menang gugatan atas pemkab lebak

PTUN Menangkan Gugatan Mantan Kades Kerta Rikci atas Bupati Lebak, Alkadri Akan Banding

Kamis, 29 Oktober 2026 12:27
Dua pejabat Pandeglang pensiun

Bupati Pandeglang Dewi Setiani Lepas Dua Pejabat yang Memasuki Masa Pensiun

Kamis, 29 Oktober 2026 15:08
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polda Banten

Hari Kelima Operasi Patuh Maung, Polda Banten Evaluasi Sasaran Penindakan

by Fahmi
Jumat, 30 Oktober 2026 13:00
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten memperkuat koordinasi dan mengevaluasi pembagian tugas satuan tugas (satgas) pada hari kelima Operasi Patuh Maung...

pengarusutamaan gender tangsel

Pilar Tegaskan Komitmen Pemkot Tangsel soal Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Inklusif

by Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026 12:54
0

TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat komitmennya untuk mewujudkan pembangunan yang setara bagi perempuan dan laki-laki...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.