SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang berencana menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan lima pasar di wilayah Kabupaten Serang.
Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor retribusi pasar.
Diketahui, terdapat 12 pasar yang masih beroperasi di Kabupaten Serang dengan target retribusi sebesar Rp1,4 miliar. Target tersebut mengalami penyesuaian karena banyak kios yang saat ini tidak aktif atau tutup.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan bahwa target retribusi pasar tahun ini telah direvisi dari sebelumnya Rp2 miliar menjadi Rp1,4 miliar.
“Saat ini sudah disesuaikan menjadi Rp1,4 miliar. Dulu perhitungannya masih menggunakan data kios yang banyak tutup, sekarang sudah berdasarkan data riil, yakni jumlah kios dan pedagang yang masih aktif,” ujarnya, Sabtu, 25 April 2026.
Ia menjelaskan, target tersebut berasal dari seluruh pasar aktif di Kabupaten Serang yang berjumlah 12 pasar.
Untuk meningkatkan pendapatan, pihaknya berencana menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan sejumlah pasar agar lebih optimal.
“Tahap awal ada lima pasar, yaitu Anyer, Cikande, Tirtayasa, Petir, dan Kragilan. Nantinya akan dikelola pihak ketiga agar bisa meningkatkan retribusi di tahun berikutnya,” katanya.
Adang juga mengungkapkan, salah satu kendala saat ini adalah perubahan pola perdagangan masyarakat yang beralih ke sistem jual beli online. Kondisi tersebut membuat banyak pedagang enggan menyewa kios atau ruko karena dinilai kurang efektif.
Selain itu, sebagian pedagang juga mengalami keterbatasan modal sehingga tidak lagi melanjutkan usaha di pasar.
“Akibatnya banyak kios yang kosong,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











