JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji memperkuat sinergi pengembangan layanan daycare melalui program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) di Provinsi Banten. Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan di Gedung BKKBN RI, Jakarta Timur, Kamis, 21 Mei 2026.
Program TAMASYA menjadi salah satu program prioritas nasional dalam mendukung pengasuhan anak dan penguatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dalam pertemuan itu, pemerintah pusat dan daerah membahas pengembangan daycare yang aman, terstruktur, dan mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus membantu keluarga pekerja agar tetap produktif.
Menteri Wihaji mengatakan, pelaksanaan program prioritas nasional membutuhkan dukungan pemerintah daerah agar berjalan optimal di lapangan. “Kita harus kolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujar Wihaji.
Menurutnya, program TAMASYA menjadi bentuk dukungan negara terhadap pengasuhan anak. Khususnya bagi keluarga pekerja yang membutuhkan layanan penitipan anak yang aman dan berkualitas.
Ia memastikan program tersebut akan terus diperluas bersama Pemerintah Provinsi Banten melalui sinergi lintas sektor.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni menyambut baik penguatan kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi pemerintah pusat dan daerah penting untuk memastikan program pembangunan keluarga dan perlindungan anak berjalan efektif. “Program strategis ini mendukung kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, sekaligus membantu masyarakat, khususnya keluarga pekerja,” kata Andra.
Menurutnya, keberadaan daycare yang terintegrasi dengan program pengasuhan anak akan membantu menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang lebih baik.
Editor : Rostinah









