SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Paris Saint-Germain (PSG) kembali meraih gelar Liga Champions.
PSG mengalahkan Arsenal dalam drama adu penalti 4-3 dalam laga final Liga Champions 2025/2016 di Puskás Aréna di Budapest, Hongaria, Sabtu, 30 Mei 2026.
Dalam waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Arsenal mencetak gol terlebih dahulu melalui Kai Havertz di menit ke-6.
PSG membalas. Dari titik penalti menit ke-65, gol dicetak Ousmane Dembele.
Hasil imbang 1-1 berjalan hingga 120 menit.
Dalam laga tostosan itu, PSG menang 4-3. Hanya tembakan Nuno Mendes yang gagal, sedangkan Arsenal gagal dua kali melalui Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes.
Ini menjadi gelar kedua bagi PSG atau Back to Back setelah menjadi juara tahun lalu menundukkan Intermilan.
PSG mengikuti jejak Real Madrid yang bisa menjuarai Liga Champions minimal dua musim beruntun
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Arsenal gagal merengkuh trofi untuk pertama kalinya.
Arsenal yang baru meraih Premier League 2025/2026 pernah melaju ke final pada edisi tahun 2005. Namun, dikalahkan Barcelana 1-2.
“Kemenangam beruntun ini luar biasa, memang sulit, tetapi kami sangat bangga dengan para pendukung kami dan semua orang yang mendukung klub. Kami sangat senang dan saatnya berpesta,” ujar pelatih PSG Luis Enrique, dikutip Radarbanten.co.id dari situs resmi Liga Champions.
Pelatih yang sudah tiga kali menjadi juara Liga Champions itu merasa, PSG pantas menjadi pemenang lantaran kegigihan menampilkan permainan yang konsisten.
“Mungkin hari ini kedua tim pantas menang, tetapi dengan cara kami bermain sepanjang musim, kami pantas menjadi pemenang di Liga Champions,” ucapnya.
Ia menambahkan, Arsenal lawan
yang cukup tangguh di laga puncak kompetisi kasta tertinggi antarklub di Eropa ini. Meriam London menampilkan permainan yang efektif, terutama di awal babak pertama.
“Kami terbiasa menyerang dengan cara itu dengan banyak pemain di belakang bola, tetapi melawan mereka, mereka kuat secara fisik, sangat tangguh,” jelas Enrique.
Editor: Agus Priwandono











