KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang kembali membuka program pelatihan tata boga gratis bagi masyarakat.
Program tersebut disiapkan untuk meningkatkan keterampilan warga sekaligus membuka peluang usaha di bidang kuliner.
Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi mengatakan, pendaftaran Pelatihan Tata Boga Gratis Tahun 2026 dibuka pada tanggal 1-15 Juni 2026. Program ini ditargetkan diikuti oleh 100 peserta yang akan dibagi dalam dua gelombang pelatihan.
“Pelatihan akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 7 hingga 9 Juli 2026 untuk 50 peserta, sedangkan gelombang kedua berlangsung pada 14 hingga 16 Juli 2026 untuk 50 peserta lainnya,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Sebelum mengikuti pelatihan tata boga, para peserta yang lolos seleksi administrasi akan menjalani tahap wawancara pada tanggal 24-29 Juni 2026.
Acep menjelaskan, program tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Menurutnya, seluruh proses pelatihan tata boga diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Peserta akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang tata boga yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha kuliner maupun meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan.
“Program ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan, membuka usaha kuliner mandiri, maupun menambah peluang mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta, di antaranya, memiliki KTP Kota Tangerang, kartu keluarga, terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai 5, memiliki rekening bank aktif, serta berusia minimal 17 tahun.
Acep mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri melalui tautan pendaftaran yang telah disediakan Dinsos Kota Tangerang atau dengan memindai QR Code pada poster informasi kegiatan.
“Pelatihan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat agar memiliki daya saing dan peluang ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











