KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-PT Pertamina Gas (Pertagas) menyalurkan bantuan mesin cultivator kepada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Flamboyan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan di Pamulang Barat, Kota Tangsel, Rabu 10 Juni 2026.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pertagas untuk mendukung pengelolaan sampah, pengembangan pertanian perkotaan, dan penguatan ketahanan pangan masyarakat.
Head External Relation East Region Pertamina Gas, Muhammad Putra Dewanto, mengatakan bantuan mesin cultivator diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pengolahan lahan pertanian yang dikelola warga.
“Sebagai perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan, masyarakat seperti ini yang menjadi target kami untuk mendukung kegiatan positif mereka. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat dalam mendukung gerakan green eco living di Pamulang,” ujar Putra.
TPS3R Flamboyan saat ini dikelola oleh 18 anggota yang melayani pengelolaan sampah dari sekitar 350 kepala keluarga. Selain melakukan pengangkutan dan pemilahan sampah, kelompok tersebut juga memproduksi kompos dari sampah organik yang dikumpulkan.
Kompos hasil pengolahan kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian yang dijalankan oleh KWT Flamboyan. Kelompok yang beranggotakan 10 orang tersebut mengelola lahan seluas sekitar 400 meter persegi untuk budidaya berbagai tanaman pangan.
Dalam kegiatan pertanian, proses pengolahan lahan seperti menggemburkan tanah dan mencampurkan pupuk kompos masih membutuhkan tenaga dan waktu yang cukup besar. Kehadiran mesin cultivator diharapkan dapat mempercepat pekerjaan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Menurut Putra, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertagas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sementara itu, anggota TPS3R Flamboyan, Welly, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pertagas. Ia menilai mesin cultivator akan sangat membantu aktivitas pertanian yang selama ini dilakukan secara swadaya oleh warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pertagas yang telah memberikan bantuan mesin cultivator. Dengan alat ini, kegiatan kami akan semakin efisien dan produktivitas pertanian dapat meningkat. Hasilnya nanti juga dapat dirasakan oleh warga sekitar melalui sayuran yang kami tanam, panen, dan sampai ke dapur masing-masing rumah,” katanya.
Melalui bantuan tersebut, Pertagas berharap pengelolaan sampah dan kegiatan pertanian yang dijalankan masyarakat Pamulang Barat dapat berkembang lebih optimal serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan bagi warga sekitar.
Editor: Bayu Mulyana








