KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Tangerang Raya akan terjadi pada Agustus 2026.
Sementara itu, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober 2026.
Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, kondisi kemarau tahun ini dipengaruhi fenomena El Nino sehingga berpotensi meningkatkan intensitas kekeringan.
“Iya, prediksi musim kemarau untuk wilayah Tangerang Raya berlangsung hingga Oktober 2026 dengan puncaknya diperkirakan pada Agustus,” ujar Hartanto dalam keterangannya, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurutnya, musim kemarau pada periode Juli hingga Oktober merupakan kondisi yang normal. Namun, dampaknya dapat menjadi lebih besar akibat pengaruh El Nino.
Untuk mengantisipasi potensi kekeringan, BBMKG mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan menyiapkan cadangan air.
“Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.
Selain itu, petani disarankan menyesuaikan waktu dan pola tanam dengan ketersediaan air. BBMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
“Dan pastinya selalu memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG,” pesan Hartanto.*
Editor : Krisna Widi Aria









