LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Koordinator Wilayah (Korwil) BGN, Asep Royani, menyampaikan apresiasi kepada berbagai elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak.
Menurut Asep, dalam pelaksanaan program di lapangan memang sempat ditemukan sejumlah hambatan, khususnya dalam proses pendistribusian MBG. Namun, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu jalannya program secara keseluruhan. Berkat kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, program MBG saat ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dalam pelaksanaannya memang terdapat beberapa hambatan di lapangan. Namun hal tersebut tidak membuat program terganggu. Saat ini pelaksanaan Program MBG berjalan dengan baik berkat dukungan dari berbagai elemen masyarakat,” ujar Asep Royani, Jumat 12 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sipil yang turut mengawal dan mendukung program pemerintah tersebut. Dukungan datang dari berbagai unsur, mulai dari lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan, insan pers, hingga aparatur pemerintahan dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa.
Asep menilai sinergi yang terbangun antara penyelenggara program dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan program MBG dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Ke depan, Asep Royani berharap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Kabupaten Lebak terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Selain itu, SPPG juga diharapkan semakin terbuka terhadap masukan dan partisipasi publik guna memperkuat kualitas pelayanan program.
“SPPG di Lebak harus terus meningkatkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan membuka diri terhadap berbagai masukan. Dengan begitu, program MBG dapat berjalan lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas,” katanya.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyelenggara program, dan elemen masyarakat, program MBG diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus menjadi salah satu upaya strategis dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif.
Asep juga menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Aula Multatuli terkait penggunaan diksi adanya gangguan dalam distribusi program MBG di Lebak. Kondisi tersebut diharapkan tidak menghambat program MBG yang telah berjalan dengan baik dan mendapat dukungan luas masyarakat dan pemerintah daerah.
“Saya berharap, persoalan ini tidak menjadi penghalang bagi rekan-rekan elemen kritis untuk memberikan masukan dan saran kepada kami. Saya dan rekan-rekan SPPG akan terbuka untuk menerima masukan tersebut,” ungkapnya.
Editor: Mastur Huda








