CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon merekam data 1.719 pelajar melalui program Bagus 17 atau Bahagia Usia 17 Tahun selama Juni hingga September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 382 Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) telah dicetak.
Program Bagus 17 merupakan upaya Disdukcapil Kota Cilegon untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya pelajar yang akan memasuki usia wajib memiliki KTP-el.
Melalui program ini, petugas mendatangi sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah (MA), baik negeri maupun swasta, untuk melakukan perekaman data kependudukan.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kota Cilegon, Fadillah, mengatakan program tersebut memungkinkan pelajar melakukan perekaman data sebelum berusia 17 tahun.
“Setelah genap berusia 17 tahun, dokumen KTP-el baru dapat dicetak dan diberikan,” terangnya.
Menurut Fadillah, layanan jemput bola tersebut bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mengoptimalkan capaian perekaman KTP-el.
Keberadaan KTP-el juga penting untuk memenuhi persyaratan berbagai keperluan, mulai dari pengurusan dokumen pendidikan hingga pendaftaran beasiswa dan persiapan memasuki dunia kerja.
“KTP-el ini sebagai syarat untuk pengurusan berbagai dokumen, baik untuk keperluan pendidikan, beasiswa, persiapan mencari pekerjaan, dan sebagainya,” tuturnya.
Fadillah menjelaskan, program Bagus 17 telah berjalan selama beberapa tahun. Pada 2026, pelayanan difokuskan pada sekolah-sekolah setingkat SMA di Kota Cilegon.
“Tahun ini kita start dari Juni sampai September 2026 kemarin. Total yang direkam sebanyak 1.719 orang dan yang telah dicetak KTP-el sebanyak 382 orang,” paparnya.
Selain perekaman KTP-el, kunjungan ke sekolah juga dimanfaatkan untuk memberikan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan ini memperkenalkan identitas kependudukan dalam format digital kepada masyarakat.
Editor: Aas Arbi












