KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar Auckland Indonesian Festival 2016 di Raye Freedman Art Centre, Auckland, Selandia Baru, dan menawarkan bebas visa kunjungan kepada publik Negeri Kiwi itu.
“Mulai 2 April 2016, kami akan promosikan bebas kunjungan wisata,” kata Menpar Arief Yahya. “Kami akan tampilkan Indonesia Movie Safari, Indonesian Festival, workshop, dan pertunjukan kesenian.”
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu mengatakan, Kemenpar akan memperkenalkan semua destinasi wisata Nusantara. Mulai dari Labuan Bajo (NTT), Danau Toba (Sumut), Kepulauan Seribu (Jakarta), Tanjung Kelayang (Bangka-Belitung), Tanjung Lesung (Banten), sampai Borobudur.
Kemenpar juga menyediakan informasi seputar Mandalika (NTB), Wakatobi (Sultra), Morotai (Maluku Utara), serta Bromo-Tengger (Jawa Timur).
Kampanye tidak hanya dilakukan di booth Wonderful Indonesia di arena pameran, tapi juga lewat iklan media.
Selandia Baru termasuk negara maju dengan pertumbuhan ekonomi menyamai Eropa. Indeks Pembangunan Manusia Selandia Baru berada di peringkat tiga dunia, dengan keseimbangan kemampuan belanja (KKB) per kapita 28.250 dolar AS.
“Jumlah outbound Selandia Baru melebihi jumlah penduduk, tetapi wisman dari negara ini yang ke Indonesia baru 33 ribu,” kata Jemadu. “Masih kecil, tapi bisa ditingkatkan.” (Kemenpar RI)








