SERANG – Lembaga Ketahanan Nasional RI menggelar pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi kalangan birokrat, akademisi, serta tokoh masyarakat di Hotel Le Dian, Kota Serang, Selasa (19/4). Saat itu, Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhanas Laksamana Muda TNI Yuhastihar meminta peserta pemantapan ini menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, membangun kebersmaan, dan memberikan program untuk kepentingan rakyat.
“Lemhanas tidak melihat secara satu persatu provinsi, namun melihat secara keseluruhan wilayah di Indonesia, khususnya Banten, sama pentingnya dengan provinsi lain. Artinya tidak ada provinsi yang tidak dan lebih penting, semua sama pentingnya. Hanya saja memang Lemhanas memiliki keterbatasan karena dalam melaksanakan perubahan ini harus seluruh indonesia,” kata Yuhastihar, saat ditanya pemantapan nilai kebangsaan di Banten.
Pada kesempatan itu, Gubernur Banten Rano Karno menyatakan, pemantapan nilai-nilai kebangsaan tanggung jawab negara. “Sekarang ini dunia tanpa batas. Setiap bangsa bisa ada di mana saja. Kita saat ini tidak dapat melarang karena sudah masuk dalam kelompok masyarakat dunia. Kita harus kuatkan (nilai kebangsaan). Nah, Lemhanas itu fungsinya,” paparnya.
Nilai-nilai kebangsaan, kata Rano, masuk dalam kurikulum pendidikan, cuma jam pelajarannya terlalu sedikit sehingga perlu dicarikan jalan keluarnya. “Semalam di tv lokal, saya sarankan anak-anak masuk pramuka untuk menambah wawasan agar terbimbing,” ungkapnya. (Wirda)









