slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Dituding Dukun Santet, Wanita Renta Kembali Diusir Warga

Redaksi by Redaksi
26-04-2016 13:19:44
in Berita Utama, Umum
Dukun Santet

Rohanah diapit oleh anggota TNI dan Linmas ketika diusir dari Kampung Rancagarut, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Senin (25/4/2016). (Foto: Mastur)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KALANGANYAR – Rohanah (90), warga Kampung Rancagarut, Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, diusir warga dari kampungnya, Senin (25/4/2016). Wanita renta itu dituding sebagai dukun santet dan meresahkan warga.

Pantauan Harian Radar Banten, warga berkumpul di tengah kampung, kemudian mendatangi rumah Rohanah. Rencana pengusiran Rohanah tercium oleh aparat kepolisian dan TNI. Untuk menghindari tindakan anarkistis, warga diadang aparat keamanan sebelum mencapai rumah Rohanah. Warga kemudian diarahkan ke rumah Ketua RT 01 Daman.

Baca Juga :

Kisah Rohanah yang Dituding Sebagai Dukun Santet

Aparat keamanan memediasi warga dengan Rohanah. Hasilnya, warga tetap kukuh mengusir Rohanah dan keluarganya keluar dari Kampung Rancagarut.

Rohanah dengan ketiga anaknya yang telah dewasa kemudian keluar dari Kampung Rancagarut. Dengan membawa bungkusan berisi pakaian, mereka mendapat pengawalan polisi dan TNI. Rohanah dan keluarganya diangkut menggunakan mobil patroli polisi keluar dari Kampung Rancagarut.

Menurut Daman, tindakan warganya itu lantaran kedatangan Rohanah ke Kampung Rancagarut, delapan tahun lalu, telah menimbulkan keresahan. Beberapa kejadian aneh telah menimpa warga. Entah mengapa, hal itu dikaitkan dengan Rohanah. Wanita renta itu dituding sebagai penyebabnya.

“Warga yang resah kemudian bergerak dan mengusir Rohanah beserta keluarganya. Warga enggak ingin mereka tinggal di sini (Kampung Rancagarut-red) lagi,” tegas Daman kepada wartawan.

Daman mengatakan, Rohanah berasal dari Kampung Kadu Guling, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cimarga. Delapan tahun lalu, dia dan keluarganya juga diusir dari Kampung Kadu Guling. Rohanah dituding sebagai dukun santet dan meresahkan warga Kampung Kadu Guling.

“Warga tidak akan berbuat anarki. Mereka hanya ingin Rohanah dan keluarga meninggalkan Kampung Rancagarut,” kata Daman.

Yayat Ruhyat, warga Kampung Rancagarut, membenarkan bahwa warga tidak menginginkan Rohanah dan keluarganya kembali lagi ke Kampung Rancagarut. Warga akan tetap mengusir Rohanah dan keluarganya jika kembali lagi ke Kampung Rancagarut, meskipun warga tidak bisa membuktikan Rohanah sebagai dukun santet.

“Banyak kejadian aneh yang menimpa warga. Sudah ada lima warga yang meninggal dunia setelah ribut dengan keluarga Rohanah,” terang Yayat.

Keresahan dan tudingan warga itu, lanjut Yayat, tidak muncul tiba-tiba. Aksi warga mengusir Rohanah merupakan bentuk akumulasi keresahan warga selama delapan tahun. Dengan keluarnya Rohanah dari Kampung Rancagarut, warga berharap kehidupan mereka kembali tenang.

“Sejak awal, kami komitmen enggak akan melakukan tindak anarki. Kami hanya ingin keluarga Rohanah pergi dan tidak tinggal di sini lagi untuk selamanya,” jelasnya.

Sekretaris Desa Sangiang Tanjung Hasanudin menjelaskan, Rohanah dan keluarga diungsikan ke Mapolres Lebak. “Kalau tetap tinggal di Rancagarut, khawatir Rohanah dan keluarganya bisa menjadi sasaran warga,” katanya.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanitreskrim) Polsek Rangkasbitung Inspektur Polisi Satu (Iptu) Malik Abraham menyatakan, rencana pengusiran Rohanah oleh warga Kampung Rancagarut itu telah tercium aparat kepolisian sejak beberapa hari sebelumnya. “Kami bersyukur kondisi di Rancagarut kondusif,” ungkapnya. (Mastur/Radar Banten)

Tags: Dituding Dukun Santet
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

KPK: Jangan Ada Lagi Masalah Aset Ganda di Banten

Next Post

Banten Target Masuk Sepuluh Besar PON XIX

Related Posts

Dukun Santet
Berita Utama

Kisah Rohanah yang Dituding Sebagai Dukun Santet

by Redaksi
Rabu, 27 April 2016 14:02

Saat ini, Rohanah dan keluarganya ditempatkan di Wisma Bangkit, Jalan RT Hardiwinangun, Kelurahan Muara Ciujung (MC) Barat, Kecamatan Rangkasbitung. Setelah...

Read moreDetails
Next Post
Banten Target Masuk Sepuluh Besar PON XIX

Banten Target Masuk Sepuluh Besar PON XIX

Tinja

Buang Limbah Manusia Sembarangan, Polisi Panggil Bos Truk dan Pemilik Lahan

Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: Kemendagri

Inilah Pemda Terbaik yang Dapat Penghargaan dari Kemendagri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pushbike

30 Anak Pushbike Berlatih di Graha Pena Radar Banten

Sabtu, 27 Juni 2026 20:58

Mengenal Hanna Aulia Zein Adzmika, Politisi Muda PPP yang Ajak Gen Z Melek Politik

Sabtu, 27 Juni 2026 18:11

Rakor Pemutakhiran Data Parpol, KPU Pandeglang Sampaikan Kebijakan Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 18:10

Empat Peserta Tewas, Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Tuai Sorotan

Sabtu, 27 Juni 2026 18:09

Asep Nuh Bidik Enam Kursi DPRD usai Terpilih Pimpin PPP Lebak

Sabtu, 27 Juni 2026 17:33

Haaland Ada di Mana-mana! Reaksi Kaget IShowSpeed di Tribun Norwegia Bikin Terhibur

Sabtu, 27 Juni 2026 17:29
Pushbike

30 Anak Pushbike Berlatih di Graha Pena Radar Banten

Sabtu, 27 Juni 2026 20:58

Mengenal Hanna Aulia Zein Adzmika, Politisi Muda PPP yang Ajak Gen Z Melek Politik

Sabtu, 27 Juni 2026 18:11

Rakor Pemutakhiran Data Parpol, KPU Pandeglang Sampaikan Kebijakan Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 18:10

Empat Peserta Tewas, Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Tuai Sorotan

Sabtu, 27 Juni 2026 18:09

Asep Nuh Bidik Enam Kursi DPRD usai Terpilih Pimpin PPP Lebak

Sabtu, 27 Juni 2026 17:33

Haaland Ada di Mana-mana! Reaksi Kaget IShowSpeed di Tribun Norwegia Bikin Terhibur

Sabtu, 27 Juni 2026 17:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pushbike

30 Anak Pushbike Berlatih di Graha Pena Radar Banten

by Haidaroh
Sabtu, 27 Juni 2026 20:58

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Areal Halaman Graha Pena Radar Banten, Kota Serang, jadi sirkuit latihan 30 anak AB Pushbike, Sabtu 27...

Mengenal Hanna Aulia Zein Adzmika, Politisi Muda PPP yang Ajak Gen Z Melek Politik

by Nurandi
Sabtu, 27 Juni 2026 18:11

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lebak, Hanna Aulia Zein Adzmika, mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak