Laporan wartawan Jawa Pos Fathoni P. Nanda dari Jeddah
MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai pelaksanaan haji 2016 ini lebih baik dibanding tahun sebelumya.
Dia juga memastikan bahwa saat ini seluruh jamaah telah menyelesaikan rangkaian prosesi Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Bahkan semuanya sudah kembali ke Makkah untuk menunggu aktivitas berikutnya.
Lukman menjelaskan, jamaah haji gelombang pertama juga sudah bersiap kembali ke tanah air mulai 17 September.
Pemeriksaan bagasi dan koper dilakukan 24 jam sebelum mereka berangkat. Sedangkan jamaah gelombang kedua bersiap-siap berangkat ke Madinah mulai 22 September.
Mereka akan menjalani ibadah arbain di Masjid Nabawi selama delapan atau sembilan hari sebelum kembali ke tanah air.
”Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) dan semua pihak terkait yang membantu pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar,” ujarnya di Jeddah.
Dia mengatakan, per Jumat (16/9), jumlah jamaah haji meninggal mencapai 128 orang. Angka itu lebih kecil dibandingkan tahun lalu, yang pada hari yang sama jumlah jamaah meninggal mencapai 186.
”Ini juga berkat kerja tim kesehatan yang melakukan aktivitas preventif dan jemput bola terhadap jamaah sakit,” ungkapnya.
Menag juga mengaku senang banyak jamaah yang mengapresiasi berbagai layanan ibadah haji. Mulai dari kelancaran proses pemberangkatan, layanan hotel, hingga katering.
”Memang tidak semuanya puas soal katering, karena selera 168 ribu lebih jamaah haji itu berbeda-beda. Tapi kami berusaha menyajikan menu paling moderat yang bisa diterima semua jamaah,” papar pejabat yang lahir 25 November 1962 itu.
Menag juga mengapresiasi berbagai kemudahan yang telah diberikan pemerintah Arab Saudi, terutama melalui muassasah (institusi penyedia layanan haji).
Menurutnya, banyak fasilitas tambahan yang sudah didapat jamaah haji Indonesia tahun ini. Di antaranya, penyejuk ruangan di tenda-tenda Arafah yang berfungsi secara keseluruhan hingga perbaikan kualitas karpet untuk jamaah.
”Tahun ini, untuk pertama kalinya jamaah haji kita mendapatkan karpet saat bermalam di Muzdalifah. Itu sangat membantu jamaah kita,” ungkap mantan wakil ketua MPR RI itu. (*/sep/JPG)









