PANDEGLANG – Dinas Sosial Provinsi Banten menyelenggarakan Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Munjul pada 12-14 Oktober 2016 di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang.
Maksud dan tujuan Pembentukan Kampung Siaga Bencana yaitu untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di lingkungan masyarakat.
Kemudian untuk memberikan pemahaman dan kesadaran bagi masyarakat tentang kerawanan dan ancaman bencana, membentuk jaringan kerja berkaitan dengan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, dan untuk mengorganisir potensi masyarakat agar terlatih dalam kesiapsiagaan menanggulani bencana, serta memberikan kepastian dan kesinambungan terhadap proses kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat.
Tak hanya itu, juga untuk memperkuat hubungan sosial antar anggota masyarakat serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya untuk penanggulangan bencana.
Narasumber kegiatan ini dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Banten dan pemerintah daerah, praktisi dari tim Koordinasi Tagana Provinsi Banten. Sementara pesertanya 80 orang peserta yang terdiri dari unsur Polsek, Koramil, kepala desa, sekretaris desa, MUI, dan tokoh agama, tokoh masyarakat, UPTD Dinas Pendidikan, unsur Pramuka, Karang Taruna, Tokoh Pemuda, PSM, TKSK, Puskesmas, Tagana dan calon Tagana, Sat Pol PP, Kasi Kesos dan Staf.
Metode Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Munjul antara lain penyuluhan, pelatihan, dan simulasi. (ADVERTORIAL/Dinas Sosial Provinsi Banten)












