TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 15 orang klien pemasyarakatan (eks warga binaan) Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Tangerang ikut pelatihan bimbingan kemandirian perbengkelan (montir motor), Selasa 21 Mei 2024.
Kegiatan yang dilaksanakan di Asrama Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Provinsi Banten ini berlangsung 14-20 Mei 2024.
Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Banten Darma Sumapradja dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang dari pemerintah dalam mengatasi masalah yang kerap melanda eks warga binaan setelah menjalani masa hukuman. Khususnya dalam hal pemenuhan hak mendapatkan pekerjaan dan memperoleh kesejahteraan.
“Kegiatan ini patut untuk disyukuri. Nanti sesampainya di rumah kalian diharapkan dapat kembali bersosialisais dengan masyarakat. Ini semua karena pertolongan allah,” ujarnya, Selasa 21 Mei 2024.
Darma mengatakan, eks warga binaan merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak yang sama untuk maju dan mendapat kehidupan yang layak sama seperti WNI lainnya.
Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan Kerja UPTD BLKI Provinsi Banten Dini Andriani mengatakan, pelatihan kerja yang diperuntukan untuk eks warga binaan Lapas Kelas I Tangerang mengangkat materi mengenai service ringan sepeda motor. Dimana selama mengikuti pelatihan, eks warga binaan diberikan kompetensi berupa service karburator, penyetelan klep, penggantian kampas rem , menyetel rem, mengganti oli.
Dini berharap, kegiatan tersebut dapat membawa dampak positif bagi para eks warga binaan ke depannya. Sehingga, para eks warga binaan setelah mendapat pelatihan dapat hidup mandiri dan berguna bagi lingkungan sekitar. Selain itu, para eks warga binaan juga mendapat bantuan berupa kompresor dari Dinas Sosial Provinsi Banten untuk mendukung kegiatan perbengkelan.
“Diharapkan dengan pelatihan ini para peserta dapat menjadi pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi warga sekitar,” tambahnya.
Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Tangerang Heru Prasetyo mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Pemprov Banten yang sudah memfasilitasi eks warga binaan untuk mendapat pelatihan kerja.
“Kami mengapresiasi setinggi tingginya kepada Pemprov Banten yang sudah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.
Heru mengatakan, eks warga binaan yang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut memiliki latar belakang yang berbeda beda.
Dimana pihaknya hanya memfasilitasi kepada klien pemasyarakatan yang mau untuk mengikuti pelatihan tersebut. Heru mengatakan, kegiatan tersebut merupakan yang pertama dilakukan dengan BLKI dan diharapkan dapat berlanjut.
“Kami hanya memfasilitasi kepada klien kami. Siapa yang mau mendaftar dan tertarik dapat melakukan pendaftaran dan kami daftarkan. Untuk tahun ini yang pertama dengan BLK dan mudah-mudahan dapat berlanjut,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











