CARENANG – Sudah hampir sepekan, Nengsih, warga Kampung Cigolok, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya yang hingga sekarang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polres Serang. Korban disiram air keras sehingga seluruh tubuhnya melepuh. Korban saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Carenang Ranan menceritakan kronologis KDRT yang dialami Nengsih. Kata Ranan, suaminya cemburu kepada istrinya yang berprofesi sebagai tukang rias pengantin dan penyedia alat pesta. ”Ketika suami cemburu, istrinya langsung mengajukan gugatan cerai,” katanya.
Lantaran suaminya mempunyai watak keras, sambung Ranan, pada pukul 02.00 WIB, tiba-tiba suaminya menyiramkan air keras ke seluruh tubuh korban yang sedang tertidur pulas di atas ranjang. Akibatnya, sekujur tubuh Nengsih melepuh dan langsung dibawa ke UPTD Puskesmas Kecamatan Carenang. Sedangkan pelaku melarikan diri dengan loncat dari lantai dua rumahnya.
Di tempat yang sama, Camat Carenang Bakhroem membenarkan adanya kasus KDRT di Kampung Cigolok, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang. “Kejadian itu sudah hampir sepekan, korbannya sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto di Jakarta, dan kasusnya juga sudah ditangani oleh Polres Serang,” katanya kepada Radar Banten, Rabu (9/11).
Kata Bakhroem, saat dirinya melihat tempat kejadian perkara (TKP), barang bukti berupa sisa air keras masih ada di kamar korban. “Kasur yang jadi tempat tidur korban jadi bolong karena kena siraman air keras,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Carenang AKP Agus Supriadi membenarkan adanya laporan peristiwa KDRT. “Kasus itu sekarang sudah dilimpahkan dan ditangani langsung oleh Polres Serang,” ujar Agus.
Terpisah, Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BKBPMP) Kabupaten Serang Oyon Suryono mengatakan, kasus KDRT yang dialami oleh Nengsih sudah ditangani oleh P2TP2A Kabupaten Serang. Sedangkan korban masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. “Semuanya sudah ditangani oleh pihak-pihak terkait,” pungkasnya. (Shogir/Radar Banten)









