Kreasi Handycraft dari Limbah Kertas

BANYAK cara untuk bertahan hidup dengan mengandalkan kreativitas. Seperti yang dilakukan Farid, warga Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, yang berkreasi dengan limbah kertas menjadi handycraft yang memiliki nilai ekonomi bersama belasan masyarakat yang tergabung dalam Mitra Kreasi Handycraft.

Tak sulit menemukan lokasi sentra perajin handycraft dari limbah kertas ini. Dari Jalan Raya Serang-Jakarta, Kecamatan Kragilan, lokasinya tepat di depan Kantor Kecamatan Kragilan. Sekilas, tampak kondisi bangunan rumah tak terawat, namun di dalamnya tersimpan bahan baku limbah kertas dan puluhan karya miniatur dan handycraft.

Mitra Kreasi Handycraft berdiri pada 2009. Waktu itu, Farid yang menjabat sebagai ketua pemuda Desa Kragilan, diberi tantangan oleh pihak PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) untuk berkreasi melalui limbah kertas selama tiga bulan. Sejak itu, Farid dan pemuda lainnya rutin membuat handycraft. Ada 12 perajin handycraft. Dalam sehari bisa mengerjakan 200 kerajinan. “Kita jadi suplyer cinderamata untuk tamu-tamu di PT Indah Kiat,” kata Farid.

Bahan dasarnya yakni kertas cokelat untuk melapisi kertas bots yang lebih kuat, kemudian dirancang menjadi bentuk miniatur dan handycraft. Untuk pembuatan tempat tisu dan bingkai foto dikerjakan ibu-ibu setempat. “Sebulan omzet mencapai puluhan juta,” terangnya. (mg06)