Pemkot Serang Pastikan Tak Ada Intervensi Seleksi CASN

Peserta seleksi calon aparatur sipil negara (ASN) mengikuti tes di aula Gedung Badiklat, Kabupaten Pandeglang, Minggu (28/10).

SERANG – Sebanyak 3.217 peserta calon ASN mengikuti tes di Badan Diklat Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang. Meskipun tes tak hanya dilakukan satu kali, Pemkot Serang memastikan tidak ada intervensi terhadap seleksi. Kuota calon ASN untuk Kota Serang, yakni 181 orang.

Penjabat Walikota Serang Ade Ariyanto mengungkapkan, pelaksanaan tes pada hari pertama kemarin berlangsung lancar. “Alhamdulillah, tidak ada kendala yang berarti,” ujar Ade usai meninjau pelaksanaan tes calon ASN di Badan Diklat Provinsi Banten, Rabu (7/11).

Ade mengatakan, usai mengikuti tes kompetensi dasar (TKD), para peserta dapat langsung melihat skor yang mereka dapat. Apabila memenuhi passing grade, para peserta dapat lanjut ke tes berikutnya, yakni tes kompetensi bidang (TKB).

Ia mengaku, Pemkot tidak terlibat dalam seleksi calon ASN ini. “Semuanya dari pemerintah pusat. Kami hanya menyediakan tempat saja,” tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, pada hari pertama tes untuk calon ASN Kota Serang agak sedikit gagap lantaran ada serah terima tugas di tengah sesi. “Karena hari ini (kemarin-red) sesi satu masih Kabupaten Lebak, kemudian sesi dua Kota Serang,” ujarnya.

Kata dia, pergantian panitia seleksi dan peserta dilakukan di tengah sesi. “Agak kalang kabut kejar-kejaran dengan waktu yang serba-online,” tuturnya. Dikatakan, soalnya dengan computer assisted test menggunakan bank soal dari Badan Kepegawaian Nasional.

Passing grade TKD untuk pelamar umum, yakni 143 untuk tes karakteristik pribadi, 75 tes wawasan kebangsaan, dan 80 tes inteligensia umum. Apabila memenuhi passing grade, peserta dapat lanjut ke TKB. Berdasarkan aturan, TKB dilaksanakan lima hari setelah semua TKD selesai. Diperkirakan, TKB akan dilaksanakan pada 21 November. “TKD yang lulus passing grade sebanyak tiga kali formasi yang berhak ikut TKB. Misalnya, formasi untuk tiga orang maka yang ikut TKB ada sembilan orang dengan nilai tertinggi dari yang lulus passing grade,” ujarnya.

Yoyo menerangkan, selain pelamar umum, tenaga honorer kategori dua (K-2) juga mengikuti tes kemarin dan hari ini. Yang membuat berbeda hanya passing grade-nya saja. Angka passing grade untuk K-2 lebih rendah dibandingkan pelamar umum. Jumlah K-2 di Kota Serang ada 47 orang, hanya saja yang berusia di bawah 35 tahun atau memenuhi syarat menjadi calon ASN hanya 20 orang saja.

“Nasib 27 orang lainnya hanya BKN yang tahu. Kami sudah bersurat ke sana,” ujarnya. Sementara, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja masih menunggu peraturan pemerintah. (Rostinah/RBG)