slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kawasan Permukiman Kumuh se-Banten Capai 1.900 Hektare

Redaksi by Redaksi
08-11-2018 12:05:06
in Berita Utama, Pemerintahan
Kawasan Permukiman Kumuh se-Banten Capai 1.900 Hektare
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Selain banyaknya jumlah pengangguran di Provinsi Banten, masalah lain yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemprov Banten adalah penanganan permukiman kumuh. Berdasarkan surat keputusan (SK) kumuh yang ditetapkan oleh kepala daerah masing-masing kabupaten kota, kawasan permukiman kumuh se-Banten mencapai 1.900 hektare.

Menurut Pj Sekda Banten Ino S Rawita, Pemprov Banten hanya memiliki kewenangan menangani kawasan permukiman kumuh dengan luas 0 hingga 15 hektare saja, selebihnya kewenangan pemerintah pusat dan kabupaten kota. “Pemprov Banten menargetkan pada tahun 2022 mendatang, 375,29 hektar permukiman kumuh di Banten akan selesai ditangani,” kata Ino saat membuka kegiatan Lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tingkat Provinsi Banten tahun 2018, di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Rabu (7/11).

Baca Juga :

Anak Office Boy Gagal Diterima di SMK Negeri, Kini Bisa Sekolah Gratis Berkat Pemprov Banten

Buruh Harian di Pandeglang Terharu, Program Sekolah Gratis Banten Selamatkan Pendidikan Anak

Belum Terima Dana LPDB, Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Banten Masih Andalkan Swadaya

Paseba Tangerang Soroti Komposisi Tim Seleksi Direksi dan Komisaris BUMD Banten

Ino menjelaskan, penanganan permukiman kumuh menjadi tantangan yang rumit bagi pemerintah daerah, karena selain menjadi potensi masalah, disisi lain ternyata permukiman kumuh merupakan salah satu pilar penyangga perekonomian kota. “Permasalahan permukiman berkaitan erat dengan faktor fisik, seperti kepadatan bangunan, sanitasi lingkungan yang tidak layak, jaringan infrastruktur jalan, drainase dan ruang terbuka publik yang kurang memadai. Selain itu juga dipengaruhi faktor sosial, ekonomi dan perilaku masyarakat, pertumbuhan penduduk dan tingkat urbanisasi yang tinggi. Sehingga penanganan permukiman kumuh tidak dapat dilakukan secara parsial, namun harus secara menyeluruh dan terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota,” ungkapnya.

Dalam RPJMD Provinsi Banten 2017-2022, lanjut Ino, telah dicanangkan program strategis penanganan perumahan dan permukiman berdasarkan undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Perundangan lainnya yang terkait melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). “Pemerintah kabupaten kota se-Banten dalam dokumen perencanaannya telah memiliki target dalam penanganan permukiman kumuh di masing-masing wilayah. Namun dalam rangka meningkatkan infrastruktur khususnya pada permukiman kumuh, Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten kota perlu mengombinasikan bersama program pemerintah pusat terhadap penanganan kawasan permukiman kumuh dengan memfokuskan pada 81 kelurahan lokasi peningkatan, dan 311 kelurahan lokasi pencegahan yang tersebar di 8 kabupaten kota. Serta dengan luasan lokasi peningkatan sesuai dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota Tahun 2014 yang telah diverifikasi Direktorat Perumahan Dan Kawasan Permukiman Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR,” tutur Ino.

Terkait program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digagas Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, lanjut Ino, pemerintah provinsi dan kabupaten kota harus memiliki pandangan yang sama dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi serta mempunyai target yang jelas dan terukur dalam menangani kawasan permukiman kumuh di Banten. “Program Kotaku sebagai landasan pelaksanaan pembangunan kawasan kumuh di Provinsi Banten. Dengan besarnya luasan kawasan permukiman kumuh di Banten ini, harus disikapi bersama secara serius agar target 0 persen permukiman kumuh yang ditargetkan selesai tahun 2022 bisa tercapai,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ino, program Kotaku merupakan program yang dilaksanakan secara nasional untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan pemukiman kumuh yang dilakukan secara bertahap melalui pengembangan kapasitas daerah dan partisipasi masyarakat. “Lokakarya ini sangat penting untuk membicarakan apa yang harus dilakukan dalam rangka menangani kawasan kumuh yang ada di Banten, mudah-mudahan tahun 2022 Banten sudah terhindar dari kawasan kumuh baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota,” urainya.

Ino menambahkan, agar adanya persamaan persepsi untuk mencerminkan satu peta, satu data dan satu perencanaan, penanganan kawasan permukiman kumuh tidak bisa dilakukan hanya oleh Dinas Perkim saja, tetapi harus dikerjakan bersama-sama, termasuk BUMD dan BUMN serta kabupaten kota.

Sementara Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Banten Tyas Utami Amaliah dalam laporannya mengatakan, salah satu sasaran pembangunan dalam target nasional yang dituangkan pada RPJMN tahun 2015-2019, adalah tercapainya pengentasan perumahan kumuh perkotaan jadi 0 hektar di tahun 2019. “Sejalan dengan program nasional tersebut, pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten kota juga mencanangkan program pengentasan kawasan permukiman kumuh, karena program ini terintegrasi dengan berbagai sumber daya, baik yang ada di pusat maupun daerah. Berdasarkan hal itu, kegiatan lokakarya ini dilaksanakan untuk menyatukan pandangan agar semua pelaku pembangunan memiliki kapasitas dan pandangan yang sama dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, serta penyelesaian target pembangunan secara terukur,” ujar Tyas.

Ia menambahkan, Program Kotaku dilaksanakan di 34 provinsi, untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. “Program Kotaku akan menangani kawasan kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkim Banten M Yanuar menuturkan, penanganan kawasan permukiman kumuh di Banten sudah dimulai sejak 2017. “Kami targetkan dalam program Kotaku ini sekitar 403,76 hektare kawasan kumuh yang harus kami selesaikan se-Banten. Tapi, berdasarkan SK bupati/walikota, jumlah kawasan kumuh se-Banten itu mencapai 1.900 hektare di mana kewenangan provinsi itu yang luasnya 0-15 hektare,” kata Yanuar.

Ia melanjutkan, dalam penanganan kawasan kumuh paling tidak yang digarap ada delapan komponen. Mulai dari drainase, sanitasi lingkungan, ketersediaan air bersih, proteksi kebakaran, ruang terbuka hijau, dan pengelolaan sampah. “Itu yang mau digarap. Berbeda kalau dulu kan kami ingin menyebarkan kegiatan di kabupaten kota, sekarang tidak. Kami selesaikan di salah satu wilayah kawasan kumuh yang rumahnya kami perbaiki, jalan lingkungannya diperbaiki, drainasenya diperbaiki, penyediaan air bersihnya diperbaiki sehingga nanti kami bisa lihat sebelum dan sesudah pembangunan itu seperti apa,” tutur Yanuar.

“Selama 2017, penanganan kawasan kumuh difokuskan di tiga daerah, yaitu di Cikeusik, Pandeglang, di Desa Margaluyu Kabupaten Lebak. Kemudian di Kota Serang di Kecamatan Kasemen,” tambah Yanuar. (Deni S/RBG)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkot Serang Pastikan Tak Ada Intervensi Seleksi CASN

Next Post

Aset Bekas Pemkot Cilegon Laku Rp688 juta

Related Posts

Para siswa kelas X SMK 1 Pasundan Kota Serang
Berita Utama

Anak Office Boy Gagal Diterima di SMK Negeri, Kini Bisa Sekolah Gratis Berkat Pemprov Banten

by Redaksi
Jumat, 17 Juli 2026 16:18

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Program Sekolah Gratis yang digulirkan Pemprov Banten sejak tahun ajaran 2025/2026 terbukti menjadi solusi bagi anak-anak Provinsi...

Read moreDetails

Buruh Harian di Pandeglang Terharu, Program Sekolah Gratis Banten Selamatkan Pendidikan Anak

Belum Terima Dana LPDB, Ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Banten Masih Andalkan Swadaya

Paseba Tangerang Soroti Komposisi Tim Seleksi Direksi dan Komisaris BUMD Banten

Gubernur Andra Soni Pastikan DED Pelebaran Jalan Serdang-Bojonegara-Merak Rampung Tahun Ini

Bang Andra Bangun 8 Ruas Jalan dan 1 Jembatan di Pandeglang

Gas Metana Jadi Ancaman, Gubernur Minta Seluruh TPA di Banten Perkuat Antisipasi Kebakaran

Pemprov Banten Gandeng Industri Bangun Wirausaha Peternakan bagi Keluarga Miskin

Exciting Banten Festival Dongkrak Okupansi Hotel dan Usaha Wisata di Anyer

Exciting Banten Festival 2026 jadi Ajang Promosi Wisata dan UMKM

Next Post
Aset Bekas Pemkot Cilegon Laku Rp688 juta

Aset Bekas Pemkot Cilegon Laku Rp688 juta

Tatu Kembali Pimpin PMI Banten untuk Ketiga Kalinya

Bupati Tatu Komitmen Berantas Calo Tenaga Kerja

e-Paper Radar Banten, Kamis 8 November 2018

e-Paper Radar Banten, Kamis 8 November 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Dimulai September 2026

Jumat, 17 Juli 2026 21:29
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat.

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

Jumat, 17 Juli 2026 21:23
Petugas kepolisian di Jembatan Tambak

Timbulkan Kemacetan, Angkot dan Ojek Dilarang Ngetem di Jembatan Tambak

Jumat, 17 Juli 2026 21:16
Flyer orang hilang

Pamit Pergi ke Kampus, Mahasiswi Asal Pandeglang Dilaporkan Hilang

Jumat, 17 Juli 2026 21:10
Polresta Tangerang saat menggelar kajian dan doa di Masjid Al Amjad, Jumat 17 Juli 2026.

Polresta Tangerang Gelar Kajian dan Doa Hari Bhayangkara di Masjid Al Amjad

Jumat, 17 Juli 2026 21:04
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon memadamkan kebakaran rumah di Lingkungan Seneja, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Jumat 17 Juli 2026.

Rumah di Sukmajaya Cilegon Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 20:57
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Dimulai September 2026

Jumat, 17 Juli 2026 21:29
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat.

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

Jumat, 17 Juli 2026 21:23
Petugas kepolisian di Jembatan Tambak

Timbulkan Kemacetan, Angkot dan Ojek Dilarang Ngetem di Jembatan Tambak

Jumat, 17 Juli 2026 21:16
Flyer orang hilang

Pamit Pergi ke Kampus, Mahasiswi Asal Pandeglang Dilaporkan Hilang

Jumat, 17 Juli 2026 21:10
Polresta Tangerang saat menggelar kajian dan doa di Masjid Al Amjad, Jumat 17 Juli 2026.

Polresta Tangerang Gelar Kajian dan Doa Hari Bhayangkara di Masjid Al Amjad

Jumat, 17 Juli 2026 21:04
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon memadamkan kebakaran rumah di Lingkungan Seneja, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Jumat 17 Juli 2026.

Rumah di Sukmajaya Cilegon Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 20:57

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Dimulai September 2026

by Nurabidin
Jumat, 17 Juli 2026 21:29

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menyampaikan bahwa pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi 221 warga Kampung Cigobang, Kecamatan Lebakgedong,...

Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat.

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 17 Juli 2026 21:23

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemkab Serang telah melakukan ekspos data ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait rencana penerapan sistem manajemen talenta dalam proses...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak