Pendiri Mathla’ul Anwar Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

PANDEGLANG – Sejumlah Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) mendatangi gedung pendopo Bupati Pemkab Pandeglang, Senin (4/11). Kedatangan para pengurus ini bertujuan untuk meminta Bupati Irna Narulita mengusulkan pendiri MA, yakni KH Mas Abdurrahman sebagai pahlawan nasional ke Presiden Jokowi.

Soalnya, selain sebagai guru bangsa, KH Mas Abdurrahman juga ulama Banten. Apalagi semasa hidupnya, aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hadir dalam pertemuan itu, Wakil Ketua Umum Zaenal Abidin Sujai, Humas Aat PBMA Surya Syafaat, Ketua II PBMA Jihadudin dan Dekan FISIP UNMA Said Ariyan.

Di dalam aula pendopo, mereka melakukan pembahasan bersama pejabat Pemkab seperti hadir Asda Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Ramadani, Asda Bidang Administrasi Umum (Adum) Indah Dinarsiani dan perwakilan dari Dinas Sosial (Dinsos) serta perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang.

Wakil Ketua Umum PBMA Zaenal Abidin Sujai mengatakan, dalam rapat kerja nasional (rakernas) PBMA tahun 2019 menghasilkan rekomendasi bahwasanya KH Mas Abdurrahman harus diusulkan menjadi pahlawan nasional. “Alasannya, beliau (KH Mas Abdurrahman-red) sebagai guru bangsa, dan juga ulama Banten,” katanya.

Zaenal menceritakan, KH Mas Abdurrahman semasa membesarkan pendidikan MA tahun 1916 pernah tertembak peluru oleh Belanda. “KH Mas Abdurrahman yang pada perang kemerdekaan pernah ditembak oleh pasukan Belanda. Karena dianggap berperan besar dalam memajukan dunia pendidikan di Banten, dan dia pula yang memberikan landasan bagi pengembangan pendidikan MA,” katanya.

Sementara itu, Asda Bidang Pemkesra Pemkab Pandeglang memastikan, Bupati Irna Narulita sangat mendukung sepenuhnya perjuangan PBMA dalam mengusulkan KH Mas Abdurrahman sebagai pahlawan nasional ke Presiden.

“Ibu Bupati mendukung kalau pendiri MA dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Bupati menyampaikan kalau kiprah beliau (KH Mas Abdurrahman-red) dalam membela negara, agama dan mengembangkan pendidikan di Banten sangat besar. Pemkab akan membantu memfasilitasi untuk tujuan tersebut,” katanya. (her/zis)