Tingkatkan Kemitraan Pelaku UMKM dengan Pengusaha Besar

LEBAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan fasilitasi kemitraan antara pelaku usaha mikro kecil dengan pengusaha menengah dan besar di Hotel Kharisma, Rangkasbitung. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemitraan antara pelaku UMKM dengan pengusaha besar di Bumi Multatuli.

Pantauan Radar Banten di lokasi, hadir Wakil Bupati Ade Sumardi, Pelaksana tugas (Plt) DPMPTSP Lebak Yosef Muhamad Holis, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Babay Imroni, para pengusaha besar dan pelaku UMKM dari 28 kecamatan. Pada kegiatan tersebut juga ditandatangani kerja sama dengan beberapa pengusaha besar untuk memasarkan produk unggulan Lebak.

Wakil Bupati Ade Sumardi menyatakan, kemitraan antara pelaku UMKM dengan pengusaha besar berpedoman kepada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 18 Tahun 2019 dan Perbup Nomor 9 Tahun 2019. Dalam Perbup tersebut pengusaha besar wajib melibatkan pelaku UMKM, sehingga terjalin kerja sama strategis. Jika kemitraan telah terjalin maka akan mendorong pelaku UMKM menjadi mandiri dan tangguh. Bahkan akan menjadi bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lebak.

“Tujuan fasilitasi kemitraan ini, diantaranya menumbuhkembangkan kemampuan pelaku UMKM menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Meningkatkan peran serta UMKM dalam pembangunan daerah, menciptakan lapangan pekerjaan, pemerataan pendapatan, dan pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala DPMPTSP Lebak Yosef Muhamad Holis mengatakan, ada beberapa produk yang akan dikerjasama dengan pengusaha besar. Diantaranya, sirup aren dengan resort Tanjung Lesung, PHRI Banten, dan beberapa perusahaan besar di Lebak dan Banten. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di daerah.

“Produk-produk UMKM asal Lebak juga telah dipasarkan di beberapa gerai pasar modern, diantaranya gula aren dan kopi leuit Baduy,” tukasnya. (Mastur)