CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon meminta PT Krakatau Steel (KS) untuk membuat Detail Engineering Design (DED) akses pintu keluar dan masuk menuju lahan Warnasari yang terdapat dikawasan industri PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC).
Sekretaris Daerah Cilegon Abdul Hakim Lubis menyebutkan, dalam DED itu disepakati Pemkot Cilegon akan memanfaatkan jalur di kawasan industrial itu guna mobilisasi armada pengangkut material, manakala Pemkot akan melakukan pematangan pada lahan seluas 46 hektare tersebut.
“Jadi kita mintakan untuk dibuatkan DED jalan keluar dan masuk di Warnasari. Karena utilitas yang terdapat di bawah tanah di kawasan itu mereka (KS-red) yang mengetahuinya,” ujarnya, Selasa (9/9/2014).
Dipaparkan Lubis, upaya yang dilakukan Pemkot Cilegon itu sekaligus untuk mengantisipasi munculnya persoalan teknis ketika proyek pematangan itu berjalan.
Mengingat banyaknya utilitas seperti tunnel yang berisi jaringan kabel dan pipa gas yang terdapat di bawah tanah di kawasan itu. “Anggaran pembuatan DED itu dari mereka (KS-red), sebagai bentuk partisipasi kepada pemerintah saja. Karena kedepan mereka juga akan memanfaatkan sebagian lahan itu untuk jalur usaha di kawasan,” terangnya.
Kendati Pemkot Cilegon belum dapat memastikan waktu pelaksaan pembangunan pelabuhan lahan yang didapatkan dari hasil tukar guling dengan lahan Kubangsari beberapa tahun silam, namun DED itu sendiri dikabarkan akan rampung sebelum akhir tahun 2014. (Devi Krisna)***









