SERANG – Diduga karena usia bangunan yang sudah tua, atap di area gedung eks Pendopo Gubernur Banten ambruk. Atap yang ambruk tersebut tepatnya berada di samping kiri gedung yang saat ini beralih fungsi menjadi Museum Banten. Bangunannya menyambung pada kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten.
Salah satu saksi mata, Harul, mengatakan dirinya menduga ambruknya atap yang lebarnya kurang lebih selebar lima meter tersebut karena usia atap yang telah lama dan rapuh. “Tidak ada angin kencang, tahu-tahu roboh saja. Beberapa menit sebelum roboh, anak-anak sekolah lewat. Beruntung tidak menimpa mereka,” kata Harul saat ditemui di lokasi kejadian.
Hal senada diungkapkan oleh salah satu anggota Satpol PP, Agus Sugema, selama dia berjaga tidak ada angin kencang atau guncangan apapun. “Saya dari pagi jaga. Kemungkinan karena bangunannya tua. Kalau angin mah sepertinya tidak deh,” kata Agus.
Pantauan di lokasi, atap ini menimpa satu unit sepeda motor yang belakangan diketahui merupakan kendaraan dinas Biro Perlengkapan dan Aset Provinsi Banten. Amrun, petugas teknis Biro Perlengkapan dan Aset yang membawa motor tersebut tidak menduga akan terjadi kejadian nahas yang menimpa kendaraan dinasnya.
“Saya petugas teknis listrik. Dari pagi saya parkir di situ tadinya ada dua motor. Tapi tahu satu lagi ke mana,” kata Amrun.
Akibat kejadian ini, motor mengalami kerusakan parah. Hingga saat ini, sejumlah petugas Satpol PP dan pemilik kendaraan sedang berupaya mengeluarkan motor dari timpaan material atap. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Bayu)








