SERANG – Pemerintah Provinsi Banten tengah melakukan penyisiran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2016.
Menurut keterangan Gubernur Banten Rano Karno, penyisiran tersebut dilakukan untuk efisiensi anggaran pemerintah yang ada. “Istilahnya, APBN saja dipotong sampai 50 triliun, ini ada arahan dari Pusat, karena ada perkembangan regulasi, belanja untuk kepentingan masyarakat,” papar Rano, Selasa (19/4/2016).
Rano melanjutkan, setelah teridentifikasi, anggaran tersebut akan disesuaikan dengan program-program yang membutuhkan anggaran yang besar. Misalnya peralihan kewenangan sekolah SMA dari Pemerintah Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi.
“Peralihan kewenangan saja menghabiskan Rp1,7 triliun, itu hanya baru satu dinas, dari mana kita harus mencari (anggarannya). Salah satunya dengan menyisir ini,” ujarnya. (Bayu)

