CILEGON – Pihak penyelenggara Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, yakni PT Gelora Trisula Semesta resmi merilis pembagian grup babak penyisihan. Tiga tim asal Banten, yakni Cilegon United (CU), Perserang (Kabupaten Serang), dan Persita (Kabupaten Tangerang) dipastikan akan saling menjegal untuk melaju ke babak 16 besar.
Dilansir dari Harian Radar Banten, kepastian saling jegal tiga tim asal Banten tidak lepas dari hasil undian yang menempatkan CU, Perserang, dan Persita berada di grup yang sama, yakni grup II. Selain CU, Perserang, dan Persita, grup dua juga dihuni tim-tim berkelas, yaitu Persikabo (Kabupaten Bogor), Persikad (Depok), Persires (Rengat), dan PS Bengkulu.
Namun, yang menjadi sorotan di grup dua tentunya pertandingan derby tiga tim asal Banten. Namun, laga derby yang dijalani Persita ketika bertindak sebagai tuan rumah menjamu CU dan Perserang harus dilakoni di luar kota. Persita memilih home base Persika Karawang sebagai kandang.
Yang menarik tentunya derby dua tim yang bertetangga, yaitu CU melawan Perserang. Laga sarat gengsi tersebut akan tersaji pada pekan kedua babak penyisihan grup II. Skuat Laskar Geger Cilegon—julukan CU— akan bertindak sebagai tuan rumah untuk menjamu Laskar Singandaru—julukan Perserang— pada 7 Mei 2016 di Stadion Krakatau Steel (KS), Kota Cilegon.
Laga CU menghadapi Perserang diprediksi akan menyedot perhatian insan sepak bola Banten. Bagaimana tidak, kedua tim sama-sama memiliki basis pendukung yang fanatik. Laga kedua tim ini layak untuk ditunggu.
CEO CU Yudhi Apriyanto mengatakan, tujuh tim yang menjadi pesaing CU di grup II sama-sama memiliki kualitas di atas rata-rata dan berpengalaman. Menurutnya, laga derby tim besutan Imam Riyadi tidak hanya tersaji ketika menghadapi Perserang saja. “Semua laga kami anggap derby. Kami tidak ingin hanya fokus di satu laga saja. Persita juga tidak bisa kami kesampingkan,” kata Yudhi kepada Radar Banten, Kamis (28/4/2016).
Yudhi menambahkan, tidak ada persiapan khusus timnya jelang menghadapi Perserang. “Kami sudah katakan bahwa semua laga itu penting. Jadi, tidak ada yang harus kami spesialkan. Bila diminta memilih, saya ingin ketiga tim asal Banten di grup II lolos ke babak 16 besar. Tapi, itu kan tidak mungkin karena masing-masing grup hanya akan diambil juara grup dan runner up saja,” imbuhnya.
Sementara itu, Manajer Perserang Babay Karnawi menyatakan, meski dinilai laga Perserang menghadapi CU akan ada sarat gengsi, tidak ada perseteruan antara Perserang dan CU. “Kita menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai fair play. Ketika di lapangan, kita akan saling berusaha meraih poin. Di luar lapangan, kita tetap saudara. Toh, keinginan dan cita-cita kita sama, ingin memajukan sepak bola Banten,” ucapnya.
Sama halnya dengan dikatakan CEO CU, Babay mengatakan, bahwa tidak ada persiapan khusus timnya jelang menghadapi laga derby. “Secara statistik, kita baru bertemu satu kali di Piala Kemerdekan. Tapi, situasi sekarang sudah jauh berbeda. Intinya, kami siap meraih yang terbaik dan kompetitor kami di grup II tidak hanya CU dan Persita saja, tapi semua tim,” pungkasnya. (Andre AP/Radar Banten)







