CILEGON – Seorang wanita berusia belasan tahun menangis sesenggukan di area car free day, Jalan KH Yasin Beji, Kota Cilegon, Minggu (8/5/2016). Sontak warga yang sedang lalu lalang mendekati dan memperhatikannya.
Rupanya, wanita yang belakangan diketahui bernama Dania, mahasiswi Universitas Indonesia (UI), mengaku kehilangan telepon selularnya. Di pos pelayanan Paguyuban Wirausaha Cilegon (Pawon), ia mengungkapkan kesedihannya dan meminta kepada pengurus pedagang car free day Cilegon itu untuk menemukan ponselnya.
Pengurus Pawon mengaku tidak bisa membantu karena sulit menemukan ponsel yang hilang. Namun sejumlah anggota kepolisian yang menghampiri, berusaha menenangkan wanita yang masih menangis itu hingga akhirnya diantar pulang oleh teman-temannya.
“Mereka lapor kehilangan HP. Sudah kita umumkan kehilangannya. Katanya jatuh dari tas. Kalau di sini sudah dipastikan tidak ada pencopet. Aman. Kita di sini bekerja sama dengan Polres dan Polsek Cilegon. Setiap kita buka ada 10 personel Polres Cilegon yang berjaga dan 6 personel dari Polsek Cilegon. Belum lagi anggota Pol PP kecamatan, dan petugas Dishub,” kata Asep, Ketua Pawon.
Raditya Nugroho, anggota Polres Cilegon, mewanti-wanti kepada warga agar berhati-hati dan menjaga barang bawaannya. “Semestinya harus ada imbauan di area car free day. Kita jadi bingung mau menyalahkan siapa,” katanya.
Seorang lelaki yang mengaku teman Dania mengungkapkan, sahabatnya sedih bukan sekadar hilang ponsel, tapi ada data penting dan foto pribadi di ponsel itu. “Banyak foto-foto dan data di situ. HP-nya merk Samsung,” ujar pria yang enggan disebutkan namannya ini. (Riko)









