Wings Air, anak perusahaan Lion Air, memperkuat akses ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Morotai, dengan mendaratkan pesawatnya di Bandara Dobo (Kepulauan Aru), Bandara Sultan Babullah (Ternate), dan Bandara Pitu (Morotai).
Wings Air terbang Ambon-Dobo dan Manado-Ternate-Morotai setiap hari. Maskapai yang mengoperasikan pesawat turboprop ATR 72 membuat akses berwisata ke Morotai menjadi lebih mudah.
“Ini bukti komitmen kami mendukung pembangunan pariwisata,” kata Andy Saladin, public relations Lion Air Group. “Saya yakin penerbangan Wings Air ke Morotai akan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancenegara ke timur Indonesia.”
Wings Air saat ini mengoperasikan 49 ATR 72 seri 500 dan 600 di seluruh Indonesia. Terutama untuk menjangkau kota-kota kecil potensial. Lion Air Group berniat terus menambah armada ATR 72 sampai berjumlah 100 untuk membuka semua akses ke kawasan wisata di Indonesia Timur.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi langkah Wings Air mendaratkan pesawat di Morotai — satu dari 10 Top Destinasi Prioritas. “Kelemahan kita selama ini adalah akses. Jika akses jembatan udara tersedia, destinasi akan berkembang,” katanya.
Selama ini Morotai hanya bisa dijangkau lewat laut. Perjalanan dengan kapal laut memakan waktu lama dan merepotkan. Padahal, kata Menpar Arief Yahya, Morotai punya keunggulan yang tidak dimiliki destinasi lain di Indonesia. (Kemenpar RI)











