TANGERANG – Guna lebih meningkatkan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol Tangerang-Merak. PT Marga Mandala Sakti, bekerjasama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) yaitu BRI, BNI dan BTN termasuk Mandiri telah menjajaki kartu e-Toll.
“Guna lebih meningkatkan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol Tangerang-Merak PT Marga Mandala Sakti, bekerjasama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) yaitu BRI, BNI dan BTN termasuk Mandiri telah menjajaki kartu e-Toll,” kata Kepala Divisi Hukum dan Humas MMS, Indah Permanasari kepada Radar Banten Online, Jumat (16/9).
“MMS bersama Badan Usaha Jalan Tol lainnya telah lama bekerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menerapkan sistem transaksi tol dengan kartu e-Toll, yakni pembayaran tol dengan kartu prabayar elektronik,” sambung Indah.
Sehingga lanjut Indah, ke depannya tak hanya pengguna e-money Mandiri saja yang dapat bertransaksi di Tol Tangerang-Merak, namun beberapa pemilik kartu lainnya seperti Tap Cash BNI, Brizzi BRI dan E-Money BTN juga bisa bertransaksi di Tol Tangerang-Merak.
“Adanya HIMBARA mempermudah pengguna jalan untuk melakukan transaksi dengan banyak pilihan penggunaan kartu e-Toll,” kata Indah.
Tidak hanya untuk membayar tol, semua produk kartu elektronik milik bank Himbara juga bisa digunakan untuk membayar parkir, tiket bus Transjakarta, dan tiket kereta rel listrik serta berbelanja di berbagai toko yang bekerjasama dengan Himbara.
“Bagi pengguna jalan Tol Tangerang-Merak bisa menggunakan kartu e-Toll sebagai transaksi pengganti Kartu Tanda Masuk di gardu masuk dan keluar untuk semua jenis bentuk gardu. Cara menggunakan kartu e-Toll cukup dengan menempelkan kartu e-Toll pada card reader yang tersedia kemudian struk keluar dan portal terbuka. Selain itu sudah tersedia lajur Gardu Tol Otomatis khusus untuk pengguna kartu e-Toll,” kata Indah
Penerapan kartu e-Toll produk HIMBARA di ruas Tol Tangerang-Merak, kata Indah, rencananya akan dilakukan dalam 2 fase. Untuk gardu ramp sistem tol terbuka, mulai dapat digunakan Oktober 2016. Dilanjutkan pada gardu masuk dan gardu keluar untuk system tol tertutup mulai November 2016.
“Dengan seluruh peningkatan fasilitas dan layanan yang dilakukan MMS ini, diharapkan pengguna jalan bisa merasakan kemudahan sehingga melewati Tol Tangerang-Merak dengan lancar, aman dan nyaman,” katanya. (Fauzan Dardiri)








