SERANG – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Cabang Provinsi Banten Budiharto Setyawan mengungkapkan pertumbuhan kredit usaha di Banten pada kwartal IV tahun ini tumbuh sebesar 9,4 % (yoy) dibanding tahun lalu.
“Data tersebut merupakan data di bulan September lalu, untuk bulan Oktober akan dirilis pertengahan bulan November. Kredit berdasarkan lokasi proyek di Provinsi Banten mencapai Rp 250,6 triliun. Secara nominal, kredit terbesar di sektor industri pengolahan sebesar Rp 81,8 triliun,” katanya.
Pertumbuhan kredit tertinggi di Banten, lanjut Budi, terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi. Lalu diikuti sektor pertambangandan penggalian.
“Untuk sektor pengangkutan dan komunikasi tumbuh sebesar 47,77%, lalu sektor pertambangan dan penggalin sebesar 44,34%,” ujarnya.
Tahun 2016, lanjut dia, pertumbuhan kredit diperkirakan sebesar 9,4%, lebih rendah dari perkiraan pada survei kuartal sebelumnya sebesar 10,6%. (Wirda)











