slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Love Story: Dari Fantasi, Lama-lama Main Hati

Redaksi by Redaksi
17-02-2017 11:03:43
in Berita Utama, Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

BERKOMITMEN dalam menjalin suatu hubungan, sebaiknya jangan terlalu aneh-aneh. Bisa jadi apa yang direncanakan ternyata tidak sesuai harapan. Jika sudah begitu, hubungan bisa berakhir dengan rasa kekecewaan. Bahkan diiringi rasa benci dan dengki terhadap pasangan kita nantinya.

Nah, apa yang terjadi pada pasangan Asep (39) dan Esih (37), keduanya nama samaran, juga demikian. Kisah rumah tangga pasangan suami istri asal Tangerang ini, berantakan gara-gara komitmen yang mereka bangun tidak sejalan sesuai rencana.

Baca Juga :

Love Story: Anak Dimanjakan, Istri Terlupakan

Love Story: Manjakan Anak Tiri, Kok Mertua Iri

Love Story: Sudah Main Susuk, Hati Ditusuk-tusuk

Love Story: Bigos dan Garang, Tetap Tersayang

“Saya cerai sama istri, penyebabnya enggak biasa. Istri main hati sama cowok yang jelas-jelas saya kenal betul,” ungkapnya. Terus-terus?

“Ya, saya juga enggak bisa ngambek. Soalnya, memang sudah jadi komitmen dari awal,” ujarnya. Makin enggak mengerti nih. Hmmm.

Memang terdengar cukup aneh dan membingungkan, tetapi yang pasti keduanya berlatar belakang sama-sama penganut aliran pergaulan bebas. Asep dan Esih menjalani hubungan rumah tangga bergaya etnis, yaitu cuek dan selengean. Maksudnya, mereka masih menjalani gaya-gaya mereka semasa pacaran. Satu sama lain saling membebaskan pasangan berhubungan lagi dengan orang lain. Widih, kok begitu.

“Jujur aja, saya memang suka berfantasi. Istri juga gitu. Kita begitu dari pacaran. Bahkan, kita pernah seranjang sama selingkuhan masing-masing,” akunya.

Kehidupan mereka begitu karena dipicu kesibukan keduanya menjalani profesi masing-masing. Asep bekerja sebagai tenaga fungsional di salah satu instansi pemerintahan, begitu pula Esih yang berprofesi sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta.

Intensitas pertemuan mereka pun terbatas sehingga membuat mereka harus mempekerjakan pembantu rumah tangga untuk mengasuh kedua anaknya. Bahkan komunikasi pun jarang terjalin, hanya saat mereka bertemu di rumah malam hari.

Menyadari Esih yang sering pulang larut malam, Asep juga kerap menyibukkan diri di luar jam kantornya dengan berkumpul bersama kawan-kawan lama. “Jadi kita benar-benar sibuk. Kalau lagi pengen sama istri aja, baru kita rencanakan dulu. Di luar itu, ya jalan masing-masing,” terangnya.

Parahnya, Asep tak pernah mempertanyakan sikap Esih itu. Hal itu tentu karena ada komitmen awal dan tak wajar yang dibangun Asep sebelum pernikahan.

Awalnya, baik Asep maupun Esih sama-sama menikmati. Komitmen yang mereka buat. Yaitu, boleh berbuat tak senonoh dengan orang lain, dengan syarat tidak main hati telah disepakati. Dengan begitu, baik Asep maupun Esih masing-masing bisa bebas berekspresi. Bahkan perilaku tidak normal itu dilakukan pasangan suami istri yang sudah 12 tahun menikah ini, berlangsung hingga anaknya memasuki jenjang kelas VI SD. Selama itu pula, keduanya sering ganti pasangan agar bisa merasakan sensasi lain setiap berhubungan intim.

“Saya nikmati, istri juga gitu. Tetapi, jujur selama saya gonta-ganti pasangan, tak pernah main hati. Esih juga awalnya gitu,” katanya. Kok bisa?

Namun, seiring berjalan, sikap Esih mulai berulah. Biasanya, kalau pun keduanya menjalankan komitmen tanpa sepengetahun pasangan masing-masing, baik Asep maupun Esih ketika ingin berhubungan tidak pernah ada kata penolakan. Sekali waktu, Esih yang menunjukkan mimik kecapaian setibanya di rumah, sempat menolak ajakan Asep yang sudah tak kuasa menahan libidonya.

Sikap Esih itu pun, sempat memancing emosi Asep yang gairahnya sedang memuncak. Asep mencoba meminta penjelasan dan alasan Esih sampai menolak. Meskipun, pria dengan perutnya yang sedikit buncit itu menyadari ketika melihat mimik wajah istrinya yang kecapaian. Sampai akhirnya, terjadi perselisihan di antara mereka.

“Katanya capek dan sedang enggak mau diganggu,” ujarnya.

Namun, ternyata ulah Esih itu tak hanya sekali dilakukan, tetapi berulang kali. Setiap pulang kerja dan Asep ingin berhubungan intim, tak pernah diladeni. Asep mulai mencari tahu alasan Esih selalu menolaknya. Sejak memikirkan sifat Esih yang berubah itu, Asep bahkan sampai melupakan komitmennya dan sudah tidak lagi bernapsu untuk berbuat yang tidak senonoh dengan wanita lain.

Usut punya usut, ternyata Esih mulai main hati dengan lawan pasangannya. Setiap pulang kerja, Esih selalu menyempatkan untuk jalan-jalan, belanja dengan pasangannya yang belum dikenal Asep. Sampai akhirnya, Asep memberanikan diri menanyakan soal kejujuran Esih yang ada main dengan lelaki yang sering Esih ajak main tersebut.

“Esih akhirnya mau jujur dan mengakui kalau dia mulai menikmati hubungannya dengan lelaki itu. Cowoknya sih biasa saja, tetapi Esih sepertinya ketagihan,” kesalnya.

Menyadari hal itu keduanya jadi sering bertengkar karena berselisih paham, Asep akhirnya memutuskan bercerai dan mengusir Esih dari rumah. Asep jengkel karena Esih sejak mengenal pria yang terakhir, sudah tidak lagi mengurusi anak dan suami. Ia benar-benar melupakan dan sadar kalau dia sudah berumah tangga dan punya anak. Esih jadi asyik sendiri dan memikirkan diri sendiri.

“Soal gaji juga, Esih sudah enggak jujur. Daripada gitu terus, mending kita pisah. Lagipula, dia sudah melanggar protokol,” keluhnya. Apaan tuh? “Ya, komitmen yang kita bangun. Kalau kita berhubungan intim dengan orang lain hanya untuk berfantasi tidak sampai main hati,” ujarnya dongkol.

Tak terasa, sudah setahun berlalu. Asep pun sudah tidak pernah mendengar kabar Esih lagi. Meski sempat broken heart dengan Esih, kini Asep sudah mulai move on dan siap mencari pengganti istrinya yang dulu. “Sekarang saya sudah siap nyari mangsa baru,” tegasnya, et dah, dasar buaya. Ya salam. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story Februari
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Marquez: Vinales Masih Pembalap Tercepat

Next Post

Lebak Kurang Guru PNS dan Dokter Gigi

Related Posts

Love Story
Berita Utama

Love Story: Anak Dimanjakan, Istri Terlupakan

by Redaksi
Kamis, 2 Maret 2017 11:26

ALIH-alih bakal mendapat keuntungan, malah berujung kecemburuan. Setelah melewati hadangan mertua yang sempat mencoba menjadi duri dalam rumah tangga, tak...

Read moreDetails

Love Story: Manjakan Anak Tiri, Kok Mertua Iri

Love Story: Sudah Main Susuk, Hati Ditusuk-tusuk

Love Story: Bigos dan Garang, Tetap Tersayang

Love Story: Nyelonong, Surti Jadi Janda ’Bodong’

Love Story: Status Santri Suami Harus Diklarifikasi

Love Story: Main Rapi untuk Membohongi Istri

Love Story: Wajah Cantik Tak Seberuntung Nasib

Love Story: Digoda Kawan, Rumah Tangga Berantakan

Love Story: Doyan Selingkuh, Ternyata Turunan

Next Post
Lebak Kurang Guru PNS dan Dokter Gigi

Lebak Kurang Guru PNS dan Dokter Gigi

Diduga Cemarkan Nama Baik, Politisi Golkar Dipolisikan Rano Karno

Maryani Bantah Tuduhan Rano Karno

Diminta Matikan Kompor, Anak Durhaka Bantai Ibu Kandung

Diminta Matikan Kompor, Anak Durhaka Bantai Ibu Kandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Liburan ke Curug Putri Carita

Ketua DPRD Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam Ajak Keluarga Liburan ke Curug Putri Carita

Minggu, 31 Mei 2026 21:48
Waspadai Ombak Besar

Pantai Lebak Selatan Diserbu Wisatawan, Balawista Imbau Pengunjung Waspadai Ombak Besar

Minggu, 31 Mei 2026 21:38
Telkomsel Genap 31 Tahun, Fokus Inovasi Digital dan Penguatan Layanan Pelanggan

Telkomsel Genap 31 Tahun, Fokus Inovasi Digital dan Penguatan Layanan Pelanggan

Minggu, 31 Mei 2026 21:35
Pelatihan Jurnalistik LDII Ajak Gen Z Berkontribusi Sebarkan Informasi Positif tentang LDII Banten

Pelatihan Jurnalistik LDII Ajak Gen Z Berkontribusi Sebarkan Informasi Positif tentang LDII Banten

Minggu, 31 Mei 2026 20:43
PT PWI II PHK Pegawai

Hindari Kerugian, PT PWI II Lakukan PHK 96 Pegawai

Minggu, 31 Mei 2026 20:41
Pajak UMKM 2026

Daftar Usaha yang Masih Bisa Menggunakan Pajak UMKM 0,5 Persen di 2026, Yuk Kepoin!

Minggu, 31 Mei 2026 19:51
Liburan ke Curug Putri Carita

Ketua DPRD Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam Ajak Keluarga Liburan ke Curug Putri Carita

Minggu, 31 Mei 2026 21:48
Waspadai Ombak Besar

Pantai Lebak Selatan Diserbu Wisatawan, Balawista Imbau Pengunjung Waspadai Ombak Besar

Minggu, 31 Mei 2026 21:38
Telkomsel Genap 31 Tahun, Fokus Inovasi Digital dan Penguatan Layanan Pelanggan

Telkomsel Genap 31 Tahun, Fokus Inovasi Digital dan Penguatan Layanan Pelanggan

Minggu, 31 Mei 2026 21:35
Pelatihan Jurnalistik LDII Ajak Gen Z Berkontribusi Sebarkan Informasi Positif tentang LDII Banten

Pelatihan Jurnalistik LDII Ajak Gen Z Berkontribusi Sebarkan Informasi Positif tentang LDII Banten

Minggu, 31 Mei 2026 20:43
PT PWI II PHK Pegawai

Hindari Kerugian, PT PWI II Lakukan PHK 96 Pegawai

Minggu, 31 Mei 2026 20:41
Pajak UMKM 2026

Daftar Usaha yang Masih Bisa Menggunakan Pajak UMKM 0,5 Persen di 2026, Yuk Kepoin!

Minggu, 31 Mei 2026 19:51

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Liburan ke Curug Putri Carita

Ketua DPRD Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam Ajak Keluarga Liburan ke Curug Putri Carita

by Purnama Irawan
Minggu, 31 Mei 2026 21:48

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam mengajak keluarganya liburan ke Curug Putri, Kecamatan Carita, Kabupaten...

Waspadai Ombak Besar

Pantai Lebak Selatan Diserbu Wisatawan, Balawista Imbau Pengunjung Waspadai Ombak Besar

by Nurabidin
Minggu, 31 Mei 2026 21:38

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Libur panjang lebaran Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Raya Waisak 2026 dan Hari Lahir Pancasila pada 1...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak